Kamis, 23 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Harimau Sumatera Terjerat di Riau

BBKSDA Riau Evakuasi Harimau Sumatera yang Terjerat di Konsesi HTI, Begini Penjelasan PT RAPP

Petugas Balai Besar Sumber Daya Alam atau BBKSDA Riau berhasil mengevakuasi seekor Harimau Sumatera dari areal Hutan Tanaman Industri (HTI)

Penulis: johanes | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Istimewa/BBKSDA Riau
BBKSDA Riau Evakuasi Harimau Sumatera yang Terjerat di Konsesi HTI, Begini Penjelasan PT RAPP. Harimau dievakuasi menggunakan sampan melewati kanal. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Petugas Balai Besar Sumber Daya Alam atau BBKSDA Riau berhasil mengevakuasi seekor Harimau Sumatera dari areal Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan, Sabtu (29/3/2020) pekan lalu.

Harimau berjenis kelamin betina itu memiliki berat sekitar 90 kilogram dan diprediksi berusia 4 sampai 5 tahun.

Diduga Si Belang yang malang itu telah terjerat selama tiga hari lama hingga akhirnya ditemukan dan dievakuasi yim gabungan.

Communications Manager PT RAPP, Budhi Firmansyah, membenarkan proses evakuasi binatang buas itu dari areal perusahaan.

Awalnya tim dari Departemen Lingkungan dan Konservasi (Conservation and Environment Department) PT RAPP telah melaporkan penemuan seekor Harimau Sumatera yang terjerat di sempadan sungai Sangar.

Si Belang pertama kali dilihat okeh seorang pekerja di lapangan pada Sabtu (28/3/2020).

BREAKING NEWS: Harimau Sumatera yang Terjerat di Konsesi HTI PT RAPP Dievakuasi ke PRHSD Sumbar
BREAKING NEWS: Harimau Sumatera yang Terjerat di Konsesi HTI PT RAPP Dievakuasi ke PRHSD Sumbar. Petugas BBKSDA Riau melepas jerat dari kaki harimau Sumatera dan mengevakuasi si belang menggunakan tandu. (Tribun Pekanbaru/Istimewa/BBKSDA Riau)

Kemudian oleh tim lingkungan dan konservasi, temuan itu dilaporkan kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

"Sabtu malam itu juga, Tim BBKSDA sampai di Estate Meranti dan berkoordinasi bersama Tim Departemen Konservasi dan Lingkungan RAPP. Guna untuk mempersiapkan rencana penanganan dan evakuasi Harimau Sumatera tersebut," tutur Budi Firmansyah kepada tribunpekanbaru.com, Senin (30/3/2020).

Selanjutnya pada Minggu (29/3/2020) Tim gabungan BBKSDA dan RAPP berangkat menuju lokasi Harimau yang terjerat.

Setiba di lokasi, team segera melakukan evakuasi harimau tersebut sesuai dengan prosedur balai konservasi.

Mengingat perlu dilakukan perawatan terhadap luka yang diderita harimau dan observasi selanjutnya, harimau yang beranjak dewasa tersebut langsung diberangkatkan menuju Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Damasraya (PRHSD) di Sumatera Barat.

RAPP sangat berterimakasih atas respon cepat team BBKSDA Riau atas laporan yang disampaikan.

Perusahaan juga prihatin dan menyayangkan bahwa masih ada oknum atau kelompok yang tak bertanggung jawab melakukan tindakan yang dilarang dan melanggar hukum tersebut.

"Perusahaan senantiasa bekerjasama dengan pihak berwajib agar pelakunya dapat ditangkap dan mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai undang-undang yang berlaku," tambah Budi.

Guna perlindungan terhadap satwa di sekitar operasional perusahaan, RAPP selalu berusaha meningkatkan kemampuan personil Tim Penanggulangan Konflik Satwa Liar (TPK SL).

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved