Breaking News:

Rapid Test di Riau

Antisipasi Virus Covid-19, Bupati Meranti lakukan Rapid Test, Hasilnya?

Bupati Meranti, Irwan menjalani rapid tes Covid-19 sebagai bentuk antisipasi penyebaran Virus Corona.

TRIBUN PEKANBARU / TEDDY YOHANES TARIGAN
Rapid test Bupati dilakukan langsung oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kepulauan Meranti Muhammad Fahri Skm menggunakan rapid test Selasa (7/4/2020) di kantor Bupati Meranti. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Bupati Meranti, Irwan menjalani rapid tes Covid-19 sebagai bentuk antisipasi penyebaran Virus Corona.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kepulauan Meranti yang langsung melakukan proses Rapid Test tersebut.

Rapid Test dilakukan juga terhadap petugas medis, dan pejabat di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.

Proses tersebut sudah dilakukan dua hari belakangan ini.

Pemeriksaan terhadap Bupati dilakukan langsung oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kepulauan Meranti Muhammad Fahri Skm menggunakan rapid test Selasa (7/4/2020) di kantor Bupati Meranti.

Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel darah lewat ujung jari tangan sebelah kanan, kemudian sampel darah yang diambil langsung disimpan di alat rapid test yang sudah dibuka dari kemasannya.

Tidak berselang lama setelah sampel darah itu disimpan, alat Rapid Test itu langsung menunjukkan hasilnya.
Dimana pada alat tersebut menunjukkan strip satu yang artinya negatif.

"Saya sudah melakukan tes menggunakan Rapid Test, Alhamdulillah hasilnya negatif. Namun tentu dari hasil ini jangan kemudian lengah, langkah pencegahan harus terus dilakukan. Apalagi Rapid Test ini juga sifatnya pengecekan dini, yang bahkan menurut berbagai informasi tingkat akurasinya masih di bawah 70 persen," ungkap Irwan.

Dikatakan Bupati Rapid Test merupakan salah satu cara yang direkomendasikan, namun lagi- lagi dia meminta untuk tetap waspada.

"Tentunya kita wajib bersyukur sejauh pemeriksaan sampai saat ini belum ada terdeteksi, dan selanjutnya kita harus waspada. Kita tidak mau satupun warga Meranti ada yang terkena virus ini," ujar Bupati.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kepulauan Meranti Muhammad Fahri Skm mengatakan Bupati Kepulauan Meranti saat ini tidak masuk dalam daftar ODP Covid-19, namun bupati masuk dalam kategori orang dengan resiko tinggi, karena aktivitasnya dalam upaya pencegahan Covid-19.

"Bupati saat ini tidak masuk didalam daftar ODP, namun dia termasuk orang dalam resiko tinggi karena sering keluar masuk daerah untuk berkoodinasi terkait penanganan Covid-19 ini," ujar Fahri.

Fahri juga menjelaskan jika Rapid test merupakan metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi yang akan dibentuk jika tubuh terpapar oleh virus corona. Seseorang yang pernah terpapar virus corona maka antibodinya akan terdeksi melalui alat ini.

"Ini merupakan skrining awal. Untuk selanjutnya bisa juga dilakukan dengan tes pengambilan sampel lendir hidung atau tenggorokan (Polymerase Chain Reaction atau PCR)," pungkas Fahri.

( Tribunpekanbaru.com / Teddy Tarigan )

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved