Umat Katolik Pekanbaru Ikuti Perayaan Jumat Agung Secara Online (Live Streaming)

Dalam khotbah yang dibawakan Pastor Benediktus Manullang, Pr, umat diharapkan agar mampu lebih memaknai penebusan Yesus Kristus.

ist
Suasana penyiaran langsung (live streaming) misa Jumat Agung dari Gereja Santa Maria Pekanbaru, Jumat (10/4/2020) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Umat Katolik Pekanbaru mengikuti perayaan Jumat Agung secara online yang disiarkan oleh Komisi Sosial Gereja Santa Maria Pekanbaru, Jumat (10/4/2020).

Dalam khotbah yang dibawakan Pastor Benediktus Manullang, Pr, umat diharapkan agar mampu lebih memaknai penebusan Yesus Kristus.

"Meski tidak bisa berkumpul dan fisik kita tidak bertemu, tentu misa kali ini tidak mengurangi kekhusuyukan kita,"jelas Dia.

Ia juga mengatakan bahwa kondisi pandemi Corona juga menunjukkan sikap kita yang taat kepada himbauan pemerintah.

"Sebagaimana hari ini, Yesus yang menunjukkan ketaatannya kepada Bapa, selayaknya kita juga umat manusia dapat menunjukkan hal yang serupa," kata Dia.

PERINGATAN WHO Untuk Negara Indonesia dan India, Bisa Jadi Episenter Baru (Covid-19) di Dunia

KRONOLOGI Pasangan Kekasih di Pekanbaru Gelapkan Bilyet Giro Bank BCA Rp 600 Juta untuk Beli Rumah

Salah satu umat yang mengikuti siaran streaming dari rumah, A.Situmorang mengaku ada nilai yang didapatkan.

"Perasaannya senang. Dan kita bisa lebih menikmati bahwa Tuhan hadir ditengah-tengah kita meski dalam kondisi seperti saat ini," jelas Situmorang yang mengikuti perayaan misa bersama istri, anak dan cucu.

VIDEO: Viral Seorang Pria Tergeletak di Jalan, Warga Rengat Tak Berani Mendekat Dikira Kena Corona

35.083 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 1.027 Orang Positif Corona, Pahami Kemampuan Jenis Tes Ini!

Meski begitu, Dia juga tak menyangkal ada perasaan sedih karena merayakan paskah di rumah.

"Paskah tahun ini terasa sedih karna tidak berkumpul bersama keluarga dan umat lainnya di rumah Tuhan. Semoga dengan adanya Pandemi ini, manusia terutama umat Katolik tetap bersyukur dan lebih mendekatkan diri pada Tuhan," harap Dia.

Hal serupa juga diutarakan umat Paroki Santo Paulus, Molly Dherma.

"Perasaan saya secara pribadi sedih dan juga terharu. Sebab, kondisi paskah saat ini berbeda dengan Paskah tahun-tahun sebelumnya, dimana kita bisa menerima komuni saat langsung bisa beribadah di Gereja. Dan saya juga terharu karena begitu besar perjuangan dari teman-teman Komsos yang senantiasa menyisihkan waktu dan tenaga untuk bertugas dalam menyiarkan Misa Online(Live Streaming) ini," jelas warga Rumbai ini.

Kendati demikian, Molly mengatakan situasi saati ini juga memberikan hikmah bagi dirinya.

Menurutnya, dengan adanya Misa Online ini, Dia tidak perlu was-was ketika beribadah di tengah wabah Corona Covid-19 ini

"Disamping itu, yang paling penting ialah kita juga turut serta berperan dalam memutus rantai wabah Virus Corona. Semoga bada ini segera berakhir," tutup Dia.

Sebagai informasi tambahan, bagi umat Katolik yang ingin menyaksikan dan mengikuti Misa Online dari Gereja Santa Maria Pekanbaru, bisa mengakses dari media sosial. (*)

Editor: Firmauli Sihaloho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved