Rabu, 8 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Jasad Pasien Covid-19 Dibiarkan Begitu Saja Bak Bangkai Hewan, Ngerinya Wabah Corona di Ekuador

Jasad-jasad warga yang terinfeksi Virus Corona bergelatakn begitu saja bak bangkai hewan. Negara itu kewalahan mengurusi jenazah rakyatnya.

BBC
jasad pasien Covid-19 terbungkus plastik digeletakan di pinggir jalan karena negara Ekuador kewalahan 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemandangan mengerikan akibat wabah Virus Corona terjadi di di Ekuador. 

Jasad-jasad warga yang terinfeksi Virus Corona bergelatakn begitu saja bak bangkai hewan. 

Mayat-mayat itu sebagian hanya dibungkus plastik, dilakban dan ditutupi selembar karton.

Sebanyak 6.700 orang di Provinsi Guayas, Ekuador, dilaporkan meninggal dunia di dua minggu pertama bulan April.

Hal tersebut menjadikan Guayas sebagi area paling terdampak bukan hanya di negara itu, tapi di seluruh Amerika Latin.

Kematian tersebut tidak hanya terkait Covid-19.

Layanan kesehatan setempat lumpuh karena pandemi dan banyak pasien dengan kondisi kesehatan lainnya tidak dapat mendapatkan layanan kesehatan yang seharusnya.

jasad pasien Virus Corona digeletakan begitu saja di Ekuador
jasad pasien Virus Corona digeletakan begitu saja di Ekuador (BBC)

Guayaquil, kota mayat

"Kami sudah melihat orang meninggal di mobil, di ambulans, di rumahnya, di jalanan," kata Katty Mejía, seorang pekerja di rumah duka di Guayaquil, ibu kota negara bagian dan kota terbesar di Ekuador, menyadur dari BBC.

"Salah satu alasan mereka tidak dirawat di rumah sakit karena alasan kekurangan tempat tidur. Jika mereka ke klinik swasta, mereka harus membayar dan tidak semua orang punya uang," sambungnya.

Dalam masa pandemi di kota dengan populasi 2,5 juta penduduk itu, rumah duka kewalahan, bahkan sebagian harus tutup sementara karena pekerjanya ketakutan terjangkit virus.

Kerabat yang putus asa membiarkan mayat tergeletak di depan rumah, sementara sebagian lain membiarkannya di tempat tidur hingga berhari-hari.

Kota Guayaquil juga mulai kehabisan ruang untuk menguburkan mayat, memaksa sebagian orang untuk membawa jenazah kerabat ke kota tetangga untuk dimakamkan di sana.

 Kebutuhan untuk menguburkan jenazah sangat tinggi hingga sebagian warga menggunakan kotak karton sebagai peti mayat.

Kini, narapidana juga membuat peti mati dari kayu.

Sumber: GridHot.id
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved