Breaking News:

Penerapan PSBB di Pekanbaru

PERPANJANGAN PSBB di Pekanbaru, Pengamat: Pemerintah Harus Transparan Soal Anggaran Bantuan

Penerapan PSBB di Pekanbaru pada periode pertama yang diwarnai berbagai persoalan menunjukkan Pemkot Pekanbaru tidak siap.

Penulis: Fernando | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
PERPANJANGAN PSBB di Pekanbaru, Pengamat: Pemerintah Harus Transparan Soal Anggaran Bantuan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Perpanjangan PSBB di Pekanbaru sudah direncanakan, begini kata Sosiolog Universitas Riau dan Pengamat Kebijakan Publik, Dr M Rawa El Amady MA.

PSBB adalah singkatan dari Pembatasan Sosial Berskala Besar yang dilakukan untuk mengatasi penyebaran Vrisu Corona atau Covid-19.

Pemerintah Kota Pekanbaru berencana memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di Pekanbaru.

Masa pemberlakuan yang pertama akan habis pada 30 April 2020.

Sebaiknya PSBB di Pekanbaru tidak diperpanjang.

Penerapan PSBB di Pekanbaru pada periode pertama yang diwarnai berbagai persoalan menunjukkan Pemkot Pekanbaru tidak siap.

Mulai dari pendataan masyarakat calon penerima bantuan yang terdampak PSBB di Pekanbaru sampai pelaksanaannya di lapangan.

Jelang habis PSBB di Pekanbaru periode pertama saja, bantuan tidak juga disalurkan.

Sementara dampak PSBB di Pekanbaru langsung terasa begitu diberlakukan.

Ketidakjelasan data masyarakat yang akan menerima bantuan, menjadi masalah baru dari pemberlakuan PSBB di Pekanbaru.

Aparatur RT berada di posisi serba salah.

Data jumlah warga yang diajukan RT, realisasinya bakal tidak sesuai.

Jumlah penerima lebih sedikit dari yang diajukan RT. Wajar sejumlah RT kemudian menolak bantuan tersebut.

Bicara soal bantuan, Pemerintah sebenarnya cukup bersikap transparan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved