VIDEO Viral PSBB di Makassar, Kerumunan Warga dan Toko Non Sembako Disemprot Pemadam
Air dalam tangki mobil telah dicampur cairan berwarna, jadi ada tanda bagi orang yang terkena semprotan,” katanya
TRIBUNPEKANBARU.COM--Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar menyemprotkan air berwarna ke toko non sembako yang tetap buka di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar.
Tanpa pemberitahuan, mobil pemadam yang berkeliling Makassar akan langsung menyemprot kerumunan warga, balapan liar, toko non sembako, dan warung kopi.
Sebuah video viral menunjukan mobil pemadam kebakaran menyemprotkan air ke kerumunan warga yang masih berkumpul.
Petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan petugas damkar membubarkan secara paksa warga yang masih berkumpul.
Seperti di Jalan Tinumbu, petugas meyemprotkan air yang mengarah ke warung yang didalamnya terdapat orang yang berkumpul.
• BREAKING NEWS: Walikota Firdaus Gelar Rapat Evaluasi PSBB Pekanbaru, Apa Saja Yang Dibahas?
• Belasan Ribu Teguran Dikeluarkan Polresta Pekanbaru Selama PSBB, Tiap Hari Terus Bertambah
• Cegah Penyebaran Virus Corona di Pekanbaru, Driver Ojol Mitra Maxim Dukung PSBB
Kemudian, pemadam tersebut kembali menyemprotkan air di salah satu warung kopi.
Alhasil, warga yang sedang asik nongkrong di warung tersebut terlihat kocar kacir berlari keluar.
Video yang berdurasi 45 detik itu diunggah oleh akun twitter @Daeng_Info, Jum’at (24/4/2020).
“Petugas gabungan bubarkan paksa warga yang masih berkumpul di warkop di Jl. Tinumbu malam ini, tindakan ini diambil sebagai langkah penerapan PSBB di Makassar,” tulis keterangan video tersebut.
Seperti akun @anwmks “Nah itu mantap, akan lebih baik kalau di semprot pake gas airmata,”.
“Sekalian telinganya juga di semprot, biar bisa kembali mendengar,” kata @zariyss.
“Memang butuh ketegasan dalam menangani masalah yag serius terkhusus untuk menyadarkan masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19,” ujar @alkajani_hasjum.
PSBB di Makassar diberlakukan guna mencegah penyebaran dan infeksi Virus Corona atau Covid-19.
Kota Makassar merupakan episentrum penyebaran Virus Corona di Provinsi Sulawesi Selatan.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Sulsel per Sabtu (23/4/2020), di Makassar sudah ada 420 orang positif, 933 Orang dalam Pemantauan (ODP), dan 357 orang Pasien dalam Pengawasan (PDP).