Virus Corona di Inhil

Dua PDP Covid-19 Baru Tanpa Gejala, Pulang dari Jawa, Diisolasi di RSUD Puri Husada Inhil Riau

Dua pasien yang baru pulang dari Pulau Jawa ini tanpa gejala dan kini diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada

unsplash @martinsanchez
Ilustrasi Corona, Covid-19. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) DI Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau bertambah dua orang.

Dua pasien yang baru pulang dari Pulau Jawa ini tanpa gejala dan kini diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan.

Keduanya hasil rujukan dari RSUD Tengku Sulung, Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Inhil.

Dirut RSUD PH Tembilahan dr Saut Pakpahan membenarkan tambahan 2 orang PDP yang telah menjalani rapid test tersebut.

Begal Pakai Masker Saat Beraksi, Manfaatkan Corona, Ancam Pakai Clurit, Rampas Motor PNS di Lampung

Bantu Warga Kurang Mampu yang Terdampak Covid-19, Polres Kampar Bagikan Bantuan Sembako

Door to Door Kunjungi Konstituen, Ketua DPRD Siak Tetap Reses di Tengah Pandemi Covid-19

“Ya benar, saat ini dirawat diisolasi. Hasil rapid testnya reaktif. Kondisi kesehatannya saat ini baik,” ungkap dr Saut saat dikonfirmasi Tribun Pekanbaru, Kamis (30/4).

Dengan bertambahnya 2 orang PDP ini, dikatakan dr Saut, saat ini RSUD PH Tembilahan total merawat 5 PDP di ruang isolasi dengan 1 PDP berstatus positif covid 19 asal Keritang.

“Menjadi 5 yang kita rawat saat ini, 3 lagi dari Keritang dan Mandah. Kondisinya semuanya baik tidak ada keluhan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ketua Tim Gugus Covid-19 Kecamatan Reteh Kabupaten Inhil, Mustakim, SKM, menambahkan, 2 pasien yang baru dirujuk tersebut di atas memiliki riwayat perjalanan dari daerah zona merah.

Sama halnya dengan PDP reaktif dari Kecamatan Keritang yang saat ini juga menjalani isolasi RSUD Puri Husada Tembilahan.

“Dua pasien yang baru kita rujuk ini baru pulang dari Pulau Jawa, sama seperti PDP dari kecamatan Keritang,” jelas Mustakim.

“ Mereka memiliki riwayat perjalanan dari zona merah dan baru pulang karena libur sekolah,” tambah Mustakim.

Lebih rinci Mustakim menerangkan, 2 PDP asal Desa Seberang Sanglar Kecamatan Reteh ini tidak menunjukkan gejala umum Covid, seperti demam, batuk, atau flu.

“Karena kita tau mereka ada riwayat perjalanan dari zona merah, yang bersangkutan tetap kita rapid rest meskipun tidak ada nampak gejala,” pungkas Mustakim. ( Tribunpekanbaru.com /T Muhammad Fadhli)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved