Breaking News:

Rokan Hulu

NEWS VIDEO: DPRD Rohul Dikirimi Bantuan Sembako, Seorang Anggota Dewan Ngamuk Lempar Sembako

"Saya tidak terima dengan sumbangan ini. Ini bukan kritikan, ini namanya penghinaan. Kalau mau mengkritik itu jangan ditulis namanyalah di bungkus

Penulis: Syahrul | Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Sejumlah masyarakat Rokan Hulu mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hulu pada Kamis (30/4).

Masyarakat yang tergabung dalam Persatuan Masyarakat Indonesia (PMI) Perjuangan mendatangi gedung dewan tersebut untuk memberikan sumbangan sembako.

Perwakilan PMI Perjuangan Umri mengatakan, bantuan sembako yang sudah diberi nama masing-masing anggota dewan dan penerima lainnya itu berupa beras tiga sendok, masker satu helai, telur puyuh dua butir dan mie instan satu bungkus sebagai bentuk kritik dan sindiran atas lambannya kinerja pemerintah termasuk legislatif dalam melakukan penanganan covid-19 di Rokan Hulu.

"Kami datang ke DPRD Rohul ini untuk memberikan sumbangan sembako sebagai bentuk kritik atas lambannya kinerja pemerintah baik eksektutif, yudikatif dan legislatif di Rokan Hulu," kata dia.

Bantuan yang dilabeli tulisan 'Biaya Anggaran Rp. 12,6 R (Tanpa Mark Up)' itu diberi pesan 'Dari Anggaran Dapur Rakyat Jangan Rebutan, Malu Kita' itu diserahkan secara simbolik kepada Ketua DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra di ruangan kerjanya.

Umri menegaskan, sumbangan tersebut adalah bentuk keresahan atas lambatnya kinerja pemerintah dalam merespon kebutuhan masyarakat.

Umri menilai, Pemkab Rohul sudah mencairkan anggaran penanganan covid-19 tahap pertama sebesar Rp. 12,6 M. Namun, bagaimana penggunaannya masih belum jelas dan belum dirasakan oleh masyarakat terdampak covid-19 di Rokan Hulu.

"Anggaran yang disiapkan sudah ada. Statemen Bupati Rohul Sukiman di media juga sudah disampaikan, bahwa anggaran miliaran itu untuk membantu kesulitan masyarakat," jelasnya.

"Tapi mana? Sampai saat ini, masyarakat masih kesulitan dan bertanya, mana bantuan dari pemerintah untuk kami masyarakat. Jangan-jangan, uang miliaran itu cuma sekedar omongan saja," tambah Umri.

Dia menegaskan, dalam beberapa waktu kedepan PMI Perjuangan akan datang lagi ke kantor dewan untuk menyalurkan kritik selanjutnya.

"Sampai ada kejelasan mengenai penggunaan anggaran itu, kami akan datang lagi kesini (DPRD Rohul, red)," tegasnya.

Tak hanya kepada 45 orang anggota legislatif saja, kritik berup sumbangan sembako itu juga diberikan kepada Bupati Rokan Hulu Sukiman dan Sekda Abdul Haris yang dititipkan melalui Sekwan DPRD Budhia Kasino.

Terpisah, Ketua DPRD Rokan Hulu Novliwanda Ade Putra mengatakan, pihaknya mengapresiasi kritik yang dilakukan oleh PMI Perjuangan tersebut.

Menurut dia, sepanjang masih di dalam koridor yang tepat, dia akan menerima kritikan dalam bentuk apapun dari masyarakat Rokan Hulu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved