Sabtu, 18 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Virus Corona di Kuansing

Dokter di Kuansing Riau Belum Terima Honor Penanganan Covid-19

Terhitung 19 Maret 2020 sejak ditetapkan status Siaga Darurat, hingga kini petugas kesehatan di RSUD Teluk Kuantan belum menerima honor.

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Juru bicara gugus tugas Covid-19 Kuansing, dr Amelia Nasrin 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Sudah memasuki dua bulan penanganan Covid-19 di Kuansing, Riau.

Terhitung 19 Maret 2020 sejak ditetapkan status Siaga Darurat, hingga kini petugas kesehatan di RSUD Teluk Kuantan belum menerima honor.

Pemerintah sudah menjanjikan honor bagi petugas medis.

Kepastian belum menerima honor ini dikatakan dr Amelia Nasrin, seorang dokter di RSUD Teluk Kuantan.

"Belum," jawab dr Amelia ketika ditanya apakah sudah menerima honor penanganan Covid-19, Senin (4/5/2020).

Janji Ketemuan dengan Istri Orang, Suami Meradang, Hunjamkan Badik hingga Sang Pria Meregang Nyawa

Genangan Air Mengering,Banjir di Lubuk Kembang Bunga dan Air Hitam di Pelalawan Riau Akhirnya Surut

Banyak Variannya Berasal dari Kelelawar, WHO Bersikukuh Virus Corona Bukan Buatan Manusia

Amelia juga menjadi juru bicara penanganan covid-19 di Kuansing.

RSUD Teluk Kuantan menjadi satu-satunya rumah sakit di Kuansing yang menjadi rujukan penanganan Covid-19.

Seperti diketahui, RSUD Teluk Kuantan mengusulkan honor untuk dokter penanggungjawab Covid-19 sebesar Rp 15 juta per bulan dimana ada lima dokter di kategori ini.

Untuk dokter jaga, RSUD Teluk Kuantan mengajukan honor sebesar Rp 10 juta per bulan di mana ada lima dokter di kategori ini.

Honor perawat diajukan Rp 7,5 juta per bulan dimana ada 9 perawat di kategori ini. Tenaga analisis dan radiologi juga mendapat honor yakni sebesar Rp 5 juta per orang per bulan.

Di Kuansing, sejauh ini belum ada kasus positif Covid-19.

Hanya saja, sebanyak 15 orang ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dimana ada empat PDP yang meninggal.

Tiga PDP saat ini dirawat di RSUD Teluk Kuantan dan sisanya sudah sembuh.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuansing, Hendra AP, MSi mengatakan honor tenaga kesehatan (Nakes) di Kuansing, Riau berasal dari Bantaun Operasional Kesehatan (BOK) tambahan.

Sehingga honor Nakes tidak membebani anggaran penanganan covid-19 di Pemkab Kuansing.

"Anggaran honor Nakes untuk penanganan covid-19 pakai BOK tambahan. Anggarannya di pusat," kata Hendra AP MSi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved