Breaking News:

Larangan Mudik

Larangan Mudik Selama Pandemi Covid-19, 920 Unit Kendaraan Tujuan Riau Disuruh Putar Balik

Larangan mudik ini, sudah resmi diberlakukan sejak 24 April 2020 lalu.ada sekitar 920 kendaraan yang diminta putar balik.

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Sesri
istimewa
Polresta Pekanbaru Gelar Patroli Hunting PSBB Minggu Malam, Puluhan Orang Dapat Sanksi Teguran 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Meski Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), akan mengizinkan kembali semua moda transportasi untuk beroperasi, Kamis (7/5/2020) besok, tidak berarti masyarakat diperbolehkan mudik.

Disebutkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kemenhub ditugaskan untuk menjabarkan Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dan Surat Edaran dari Menko Perekonomian.

Inti dari penjabaran Permenhub dan Surat Edaran Menko Perekonomian itu adalah memberikan kelonggaran untuk moda transportasi kembali beroperasi.

Adapun tujuannya, dengan begitu diharapkan perekonomian nasional tetap berjalan. Namun demikian, kebijakan ini bukan berarti mencabut larangan mudik bagi masyarakat.

Larangan mudik ini, sudah resmi diberlakukan sejak 24 April 2020 lalu. Hingga kini, penegakan aturan larangan mudik pun sudah dilakukan oleh petugas.

Termasuk aparat dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, bersama sejumlah stake holder lainnya.

Dengan mendirikan pos-pos check point untuk pengawasan, petugas pun melarang sejumlah kendaraan yang akan masuk ke Riau.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Pringadi Supardjan menjelaskan, dari hasil pengawasan di lapangan, ada sekitar 920 kendaraan yang diminta putar balik.

"Terdiri dari kendaraan pribadi roda dua, 236 unit, roda empat 675 unit. Serta kendaraan umum ada travel 4 unit dan bus 5 unit," jelasnya, Rabu (6/5/2020).

Diungkapkan Pringadi, jumlah tersebut merupakan hasil pengawasan mulai dari 24 April 2020, sampai 5 Mei 2020.

Disinggung soal penerapan sanksi bagi masyarakat yang masih nekat mudik, dimana rencananya akan mulai diberlakukan pada 7 Mei 2020 ini, Pringadi menuturkan, hal itu masih akan dikoordinasikan lebih lanjut.

"Ini kita masih koordinasikan dulu," singkatnya.

(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved