Penerapan PSBB Se Riau

PSBB di Kabupaten Siak Riau Dimulai 15 Mei 2020

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kabupaten Siak dimulai pada Jumat (15/5/2020) besok.

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
FOTO ILUSTRASI - Petugas Kepolisian berjaga ketika dilakukan penutupan ruas jalan pada saat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Pekanbaru (PSBB), Selasa (28/4/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kabupaten Siak dimulai pada Jumat (15/5/2020) besok.

Jadwal tersebut bersamaan dengan perpanjangan PSBB di kota Pekanbaru, serta berdasarkan surat Gubernur Riau.

"Sama semua dengan daerah lain, karena yang menentukan gubernur. Jadi mulai Jumat kita sudah PSBB," kata Wakil III Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 kabupaten Siak, Hendrisan disela kesibukannya ikut membahas Ranperbup PSBB, Rabu (13/5/2020) di zamrud room, kompleks Abdi Praja, Siak Sri Indrapura.

Ia menerangkan, PSBB di kabupaten Siak merupakan usulan Gubernur Riau yang disetujui Kemenkes berdasarkan surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor H.K.01.07/Menkes/308/2020 tentang penetapan PSBB di 5 kabupaten kota di Riau dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Riau.

"Karena draf Ranperbup sudah siap, kita membahasnya hari ini yang dipimpin langsung pak bupati, dan dihadiri Forkompinda. Kita membahas semua hal secara detail bagaimana aturan main selama penerapan PSBB," kata dia.

Sebelumnya, Bupati Siak Alfedri menegaskan Pemkab Siak sudah siap untuk melakukan penerapan PSBB. Persiapan itu sudah diatur sejak dini baik fasilitas, sarana prasarana, data dan anggaran.

Ia menjelaskan pihaknya sedang menggesa penyelesaian pembahasan pengurangan anggaran pengadaan barang dan jasa tersebut. Gunanya untuk jaga-jaga bila keadaan Covid 19 ini semakin lama.

Sedangkan refocusing dan realokasi anggaran 50 persen sebelumnya sebesar Rp 254 miliar lebih.

Di antaranya ada yang dicadangkan untuk Biaya Tak Terduga (BTT) sebesar Rp 50 miliar lebih. Selain ini dimasukkan ke masing- masing OPD.

"Anggaran itu sudah mulai digunakan sejak ditetapkan. Cuma tentu terus berjalan untuk keperluan penanganan Covid 19 ini," kata Alfedri.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved