Jelang PSBB Lima Daerah, Pemprov Riau Pulangkan Mahasiswa di Pekanbaru ke Seluruh Kabupaten dan Kota

Pemprov Riau memulangkan sejumlah mahasiswa di Pekanbaru ke kampung halaman mereka

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Arus lalu lintas kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru mulai terlihat ramai pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II di Kota Pekanbaru hari terakhir, Kamis (14/5). Lima kabupaten dan kota lain juga akan menerapkan PSBB. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memulangkan sejumlah mahasiswa di Pekanbaru ke kampung halaman mereka di seluruh kabupaten/kota se Riau, Kamis (14/5/2020).

Hal ini dilakukan jelang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di lima kabupaten kota di Riau.

Lima kabupaten dan kota tersebut adalah Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai

Lima kabupaten dan kota tersebut disetujui oleh Menteri Kesehatan RI untuk penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

APES, Dukun yang Didatangi Pasien Positif Covid-19, Dinyatakan Jadi ODP

MIRIS,Siswi SMP Pembunuh Bocah di Lemari Mengandung 14 Minggu,Ternyata Juga Korban Kekerasan Seksual

Rapid Test Kembali akan Digelar di Kecamatan Tampan Pekanbaru, Ini Lokasi yang Disasar

Penetapan PSBB di tersebut sesuai dengan surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor H.K.01.07/Menkes/308/2020.

Sementara, pemulangan mahasiswa ini dilaksanakan di Gedung Embarkasi Haji Antara Provinsi Riau, yang didampingi oleh Asisten 1 Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, M Taufiq OH.

Asisten 1 Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie mengatakan, sesuai dengan arahan Gubernur Riau atas permintaan mahasiswa yang kesulitan untuk balik ke kampung halamannya.

Pemprov Riau memfasilitasi kepulangan mahasiswa di Pekanbaru.

"Jadi, kita fasilitasi keberangkatan adik-adik mahasiswa ke kampung halamannya, khususnya oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan.”

“ Sehingga, mahasiswa tersebut ada diantar ataupun dijemput oleh kabupaten/kota masing-masing," sebutnya.

Ahmad mengatakan, Pemprov Riau berbahagia telah mengembalikan mahasiswa ke kampung halamannya.

Namun, kita juga rasa sedikit kecewa kepada mahasiswa tersebut yang mengajukan untuk 1300 orang, ternyata yang balik hanya kurang lebih 70 orang.

"Kita sudah siapkan fasilitas sebanyaknya, ternyata mereka ada yang sudah balik duluan, ada yang tidak siap untuk di rapid test, dan ada juga yang balik menggunakan motor," ujarnya.

Ahmad mengungkapkan, sebelum dipulangkan ke kampung halamannya, seluruh mahasiswa telah dilakukan pemerikasaan rapid test guna nantinya untuk menghindari pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah, hasilnya bagus semuanya. Kita berharap nantinya kepada seluruh mahasiswa, jika telah sampai di rumahnya masing-masing untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari atau menjalankan protokol kesehatan Covid-19," katanya. ( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono )

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved