Pasien Positif Covid 19 Sembuh di Riau

Pasien Positif Covid-19 Satu Keluarga Klaster Magetan di Bengkalis Dalam Kondisi Baik di Karantina

Kondisi satu Keluarga yang terkonfirmasi positif di Bengkalis dalam keandaan baik, DisKes akan lakukan Rapid Test 60 orang Pernah kontak dengan mereka

Tribunpekanbaru.com/MuhammadNatsir
Para staf Kejari Bengkalis saat menjalani Rapid test di aula Kejaksaan Negeri Bengkalis, Selasa (12/5) pagi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kondisi satu Keluarga yang terkonfirmasi positif di Bengkalis saat ini masih dalam keandaan baik. Mereka saat ini menjalani perawatan isolasi RSUD Bengkalis di tempatkan fi bangunan Puskesmas Meskom.

"Sejauh ini kondisi empat orang yang terpapar Covid dari saudara kandung mereka yang juga positif saat ini baik. Kita masih lakukan perawatan," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis Ersan Saputra kepada tribun, Senin (18/5) siang.

Menurut Ersan pihaknya juga sedang melakukan tracing kontak mereka setelah dinyatakan positif hasil swabnya. Tracing dilakukan kepada tetangga maupun masjid tempat mereka tingga sudah di dapat data yang ada kontak dengan mereka.

"Kita hari ini sudah telusuri kontak erat empat orang ini, dan sudah di dapat siapa-siapa saja yang pernah kontak dengan mereka. Kemungkinan besok atau lusa mereka yang kontak erat akan kita rapid test," tambah Ersan.

Remaja 15 Tahun di Riau Positif Covid-19 dari Klaster Magetan, Kasus Positif Riau Tembus 101 Orang

Menurut dia, sebagian masyarakat juga mungkin agak takut dilakukan rapid test terhadap mereka. Untuk itu pihak tim medis memberikan pemahaman terlebih dahulu agar mereka bersedia di rapid tes.

"Hasil tracing kita ada sebanyak 60 orang dari empat pasien terkonfirmasi positif kemarin. Mereka terdiri dari warga dilingkungan rumah, tempat kerja dan beberapa pihak diluar itu yang pernah kontak dengan empat pasien positif ini," tambah Ersan.

Menurut Ersan sampai saat ini dari data Dinas Kesehatan Bengkalis sejauh ini yang terdata jumlah santri yang baru pulang dari Magetan ada sekitar 54 orang. Namun tidak menutup kemungkinan lebih dari itu.

"Karena sebagiaan mereka yang pulang pihak keluarga mungkin ada yang tidak melaporkan ke Puskesmas terdekat. Karena kondisi heboh seperti pihak keluarga menyembunyikan," terang Ersan.

Nanti ketika diketahui tetangga dan dilaporkan kepada kita melalui Puskesmas terdekat baru mengakui. Seperti yang di Bengkalis terjadi transmisi lokal sekarang.

Klaster Santri Jawa Timur Buat Satu Keluarga di Bengkalis Riau Positif Terinfeksi Virus Corona

"Kita baru tahu anaknya pulang dari Magetan sudah beberapa minggu dia di Bengkalis, terlambat kita tahu, itupun informasi dapat dari masyarakat yang mengadukan ke Puskesmas. Dari laporan Puskesmas itu kita tindaklanjuti," terang Ersan.

Bahkan mereka sempat tidak mau diisolasi secara terpadu awalanya. Mereka disolasi atau karantina secara mandiri.

"Kemudian setelah diketahui positif baru mau diisolasi tim gugus," terangnya.

Dengan kejadian ini, pihaknya berharap masyarakat yang memiliki anak dari Magetan atau daerah terjangkit untuk kesadarannya memeriksakan diri. Pihak Dinas Kesehatan menjamin mereka yang dirawat atau di isolasi tidak akan ditelantarkan.

"Apalagi sekarang kita sudah disebut sebagai daerah transmisi lokal. Dengan segera di laporkan dan diperiksa bisa memutus rantai penyebaran," tandasnya.(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved