Pakai APD Tembus Pandang & Transparan, Tenaga Medis Rusia Ungkap Alasannya
Foto yang dirilis harian lokal Tulskie Novosti itu memperlihatkan si perawat itu hanya mengenakan pakaian pelindung yang bisa diterawang.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Rusia menjadi salah satu negara yang terpapar Covid-19.
Akan tetapi, tenaga medis Rusia menjadi sorotan.
Bagaimana tidak, perawat di salah satu negeri beruang merah tersebut menggunakan pakaian dalam yang dilapisi Alat Pelindung Diri (APD) yang transparan.
Aksi mereka tentunya membuat mata pasien di rumah sakit terbelalak.
Perawat tersebut berasal dari rumah sakit Tula, Rusia.
Foto mereka yang tengah memberi obat ke pasien menjadi viral karena pakaian yang mereka kenakan.
Foto yang dirilis harian lokal Tulskie Novosti itu memperlihatkan si perawat itu hanya mengenakan pakaian pelindung yang bisa diterawang.
• MP3 GEMA Takbir: Download Takbiran Merdu Ustadz Jefri, UAS dan Muzammil
• Pasangan Lesbian di Batam Diciduk karena Aniaya Perempuan Berusia 7 Tahun
• Bukannya Mengasuh, Wanita Ini Malah Berhubungan Intim dengan Putra Majikannya hingga Hamil
Di dalam APD itu, dia tidak memakai apa pun selain bikini, di mana si perawat tengah membagikan obat kepada para pasien.
Foto yang dirilis pada Selasa malam waktu setempat itu dilaporkan diambil di sebuah rumah sakit untuk penyakit menular di Tula, 193 km dari Moskwa.
Dilansir Russian Today, Rabu (20/5/2020), para pasien tampak tidak kaget dan bersikap biasa saja ketika mereka menerima obat.
Namun, si pekerja medis tampak tidak menyadari dirinya seperti itu.
• Sarah Keihl Lelang Keperawanan, Sang Mantan Tulis Ini di Instastory: Please Help Her
• NEKAD! Tulis Bismillah, Sarah Keihl Lelang Keperawanan Rp 2 Miliar
• Bagaimana Kalau Lupa Baca Niat Sahur? Niat Puasa Cukup Sekali Diawal Ramadhan atau Setiap Hari?
Sebuah sumber mengungkapkan, dia tampil seperti itu karena merasa panas.
Oleh karena itu, dia memutuskan untuk menanggalkan pakaiannya agar tidak kepanasan sembari mengenakan APD, yang kemudian fotonya menjadi viral.
Foto si tenaga medis itu tak pelak menjadi perhatian publik Rusia, dan langsung memantik sikap dari otoritas kesehatan setempat.
Dalam keterangan departemen kesehatan Regional Tula, si ners disebut mendapat teguran karena sudah melanggar panduan kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/heboh-perawat-gunakan-apd-transparan-dan-hanya-pakai-underwear-saat-layani-pasien-covid-19.jpg)