Breaking News:

Positif Corona Klaster Magetan di Riau

Pasien Positif Corona di Pelalawan Tinggal 2 Orang,Satu Orang Klaster Magetan Asal Bandar Petalangan

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GUTPP) Kabupaten Pelalawan, H Asril M.Kes Asril menyebutkan, pasien positif Covid-19 tinggal 2 lagi

Penulis: johanes | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUN PEKANBARU / JOHANES WOWOR TANJUNG
Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Pelalawan, Asril M.Kes. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Pasien postif Covid-19 di Kabupaten Pelalawan Riau berkuran.

Hal ini karena satu lagi pasien dinyatakan sembuh, Senin (25/5/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GUTPP) Kabupaten Pelalawan, H Asril M.Kes Asril menyebutkan, pasien positif di Pelalawan tinggal dua orang lagi.

Satu pasien yakni MRH (20) dari Bandar Petalangan dari Klaster Ponpes Magetan dan satu lagi AT (23) asal Pangkalan Kerinci yang merupakan klasters mahasiswa Saudi Arabia.

Semai 8 Ton Garam,Teknologi Modifikasi Cuaca Hujan Buatan Tahap II untuk Penanganan Karhutla di Riau

Artis India Kareena Kapoor Ikut Rayakan Idul Fitri, Sajikan Masakan Istimewa Buatan Suami, Apa Itu?

Blak-blakan Menlu China Sebut Corona Bikin Hubungan dengan Amerika Ada di Fase Perang Dingin Baru

Keduanya menjalani pengobatan dan pengobatan di ruang isolasi rumah sakit di Pangkalan Kerinci dan Kota Pekanbaru.

"Hasil swabnya masih kita tunggu. Harus empat kali diperiksa dan negatif, baru benar-benar dinyatakan sembuh," kata Asril.

Sebelumnya, Asril menyebutkan, pada Senin (25/5/2020), satu lagi telah dinyatakan sembuh dari Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Pasien positif Covid-19 yang telah sembuh berinisial RAH (13) asal Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam, Pelalawan.

RAH merupakan santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Tamboron Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

RAH dinyatakan telah negatif corona berdasarkan hasil pemeriksaan sampel cairan hidung dan mulut di laboratorium kesehatan.

"Pengambilan dan pemeriksaan swab terhadap pasien positif dilakukan sebanyak empat kali. Telah dinyatakan negatif Covid-19," ungkap Asril.

Asril menjelaskan, RAH selama ini menjalani perawatan dan pengobatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci.

Setelah hasil swap terakhir diterima dari laboratorium kesehatan, RAH langsung dipulangkan ke keluarganya.

RAH menjalani isolasi selama 16 hari di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci. Setelah dinyatakan positif corona pada 9 Mei lalu oleh tim medis GTPP.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved