Sabtu, 25 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

New Norman di Riau

Persiapan New Normal di Pelalawan, Forkopimda Tinjau Pusat Perbelanjaan Hingga Pasar Tradisional

Para pejabat Pelalawan menyambangi pusat perbelanjaan Swalayan Mandiri, Ramayana, dan Pasar Baru Pangkalan Kerinci.

Penulis: johanes | Editor: M Iqbal
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Bupati Pelalawan HM Harris bersama unsur Forkopimda meninjau pusat perbelanjaan dan pasar untuk mengecek harga, stok bahan pangan, serta penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan New Normal menghadapi pandemi Covid-19, Kamis (28/5/2020). (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan Riau resmi tidak memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam mengatasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada Kamis (28/5/2020).

Permintaan untuk menghentikan PSBB disampaikan langsung oleh Bupati Pelalawan HM Harris kepada Gubernur Riau H Syamsuar dalam rapat telekonfrence, didampingi unsur Forkopimda Pelalawan.

Harris menyatakan tidak memperpanjang PSBB dan mempersiapkan New normal yang telah dikonsep pemerintah pusat.

Usai rapat bersama Gubri Syamsuar, rombongan Forkopimda melakukan peninjauan ke lokasi keramaian dan pasar di sekitar Kota Pangkalan Kerinci.

Para pejabat Pelalawan menyambangi pusat perbelanjaan Swalayan Mandiri, Ramayana, dan Pasar Baru Pangkalan Kerinci.

Untuk mengecek ketersediaan bahan pokok makanan, harga sembako, hingga penerapan protokol kesehatan kepada pengunjung.

"Tolong dipakai maskernya ya bu, dipakai pak supaya aman," imbau Bupati Harris kepada para pedagang dan pembeli di Pasar Baru.

Imbauan untuk memakai masker dan mencuci tangan juga disampaikan Kapolres AKBP Indra Wijatmiko dan Kajari Nophy Suoth yang melintasi pedagang buah yang tak pakai masker.

Selanjutnya rombongan bergeser ke Gedugn Olahraga (GOR) Tengku Pangeran di Jalan Lintas Timu (Jalintim) Kilometer 55.

GOR tersebut telah disulap menjadi tempat karantina bagi masyarakat Pelalawan yang baru pulang dari zona merah dan yang mudik saat Lebaran dengan alasan tertentu.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Pelalawan menyiapkan 50 set tempat tidur untuk warga yang akan diisolasi secara khusus.

Disiagakan juga tenaga medis dan petugas yang akan mengontrol serta menjaga masyarakat yang dikarantina.

"Secara umum di pasar dan pusat perbelanjaan sudah menerapkan protokol kesehatan. Hanya saja masih ada warga yang tak pakai masker. Ini harus diimbau terus," terang Harris usai peninjauan.

Harris menyebutkan, dalam konsep New Normal secara umum seluruh aktivitas masyarakat kembali diizinkan dengan catatan khususnya.

Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tetap dijalankan dengan ketat seperti menggunakan masker, mencuci tangan, hingga menjaga jarak saat berada di keramaian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved