Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Alih-alih Meredakan Situasi, PM India Bakar Semangat Tentaranya Tidak Takut China: untuk Kedaulatan

Dilansir dari Kontan, Perdana Menteri India Narendra Modi akhirnya berbicara juga soal pertempuran di wilayah perbatasan dengan China

Twitter
Tentara India vs Tentara China 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Belakangan, dunia tengah menyoroti hubungan India dengan China.

Entah apa yang akan terjadi dengan hubungan China dan India ini.

Ya, mungkin akan terus memanas untuk beberapa waktu ke depan.

Dilansir dari Kontan, Perdana Menteri India Narendra Modi akhirnya berbicara juga soal pertempuran di wilayah perbatasan dengan China. Pertempuran yang setidaknya menewaskan 20 orang tentara India.

Alih-alih ingin meredakan situasi, Modi malahan membakar semangat para tentaranya.

Menurutnya, para tentara yang dipimpin, Kolonel Santosh Babu dan orang-orangnya memang kalah jumlah dengan pasukan China yang menyerang pasukan negara sungai Gangga. Tetapi mereka masih menyerang balik musuh mereka.

Dalam prosesnya, Kolonel Santosh, menurut satu perkiraan oleh tentara, membunuh atau melukai lebih dari 40 tentara Tiongkok termasuk seorang komandan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China.

Gambar Perdana Menteri India, Narendra Modi
Gambar Perdana Menteri India, Narendra Modi (Reuters)

PM Modi memuji keberanian para tentaranya yang luar biasa.

"Negara akan bangga mengetahui bahwa mereka mati setelah mereka membunuh musuh mereka," ujar Modi dalam sebuah video konferensi bersama menteri di New Delhi, Rabu (17/6) mengutip Hindustan Times.

Modi menyebutkan para tentara India menginginkan perdamaian, tetapi mampu melawan dengan cara yang sesuai jika diprovokasi.

Lebih lanjut, Modi menegaskan bahwa pemerintah mengambil langkah-langkah untuk melindungi kedaulatan India tetapi juga dirancang untuk menyampaikan pesan keras ke Beijing.

"Saya ingin meyakinkan bangsa bahwa pengorbanan tentara tidak akan sia-sia. Bagi kami, persatuan dan kedaulatan India adalah yang paling penting dan tidak ada yang bisa menghentikan kita dari melindunginya."

"Seharusnya tidak ada yang meragukan hal ini. India menginginkan perdamaian tetapi mampu menjawab dengan tepat dalam setiap situasi," kata PM Modi.

Pernyataan Modi ini jauh dari keinginan perdamaian dengan China.

Tentara India yang berjaga di kawasan Ladakh, perbatasan India dan China
Tentara India yang berjaga di kawasan Ladakh, perbatasan India dan China (AFP)

India tampaknya masih marah atas klaim baru China atas Lembah Galwan, Himalaya Barat perbatasan kedua negara.

Sumber: GridHot.id
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved