Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Lanjut Bentrok Berdarah? India Kerahkan Helikopter Apache Lawan China, Tapi Tetangganya Malah Usil

Konflik berdarah antara India dan China masih, diperkirakan masih akan terus memanas dalam beberapa waktu ke depan.

Facebook via Tribun Medan
Hadapi China, India Kerahkan Helikopter Serang Apache, tapi Dua Tetangganya Usil 'Bela' China . Helikopter serang Apache milik India merupakan varian paling canggih seperti yang dioperasikan AD Amerika 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Konflik berdarah antara India dan China masih, diperkirakan masih akan terus memanas dalam beberapa waktu ke depan.

Pasalnya, bentrok berdarah dengan tentara China menewaskan 20 tentara India. Kini India mengerahkan kekuatan ke daerah perbatasan (line of actual control/LAC) Ladakh.

Terbaru adalah pengerahan helikopter serang Apache dan helikopter Chinook ke Ladakh.

Selain itu, Angkatan Udara India (Indian Air Force/IAF) juga selain menerbangkan sejumlah pesawat pengintai, termasuk oleh badan intelijen dan pesawat P8I Angkatan Laut, kata sumber pertahanan.

Dengan pemindahan jet tempur Mirage 2.000 ini, dipastikan dalam beberapa menit setelah lepas landas, jet tempur ini sudah berada di udara Ladakh.

Panglima Angkatan Udara India Marsekal RKS Bhadauria dilaporkan melakukan kunjungan mendadak ke pangkalan udara Leh dan Srinagar Rabu malam setelah pertemuan tingkat tinggi dengan pemerintah.

Setelah pertemuan, Angkatan Laut dan IAF telah siaga tinggi.

ThePrint sebelumnya melaporkan bahwa Angkatan Laut telah mengirim kapal tambahan dari armada timurnya untuk ditempatkan di wilayah Samudra Hindia.

Perkembangan ini terjadi bahkan ketika Angkatan Darat bergerak dalam lebih banyak pasukan darat dan aset lainnya ke Ladakh.

Pada 2 Juni, ThePrint melaporkan bahwa Angkatan Darat memindahkan sekitar dua divisi pasukan tambahan tingkat kekuatan ke wilayah tersebut.

Sementara Korps 14, pasukan Angkatan Darat yang menjaga Ladakh, kini dipasok senjata artileri berat, baju besi, pasukan dan cadangan, lebih banyak tentara telah dibawa masuk untuk menciptakan cadangan besar dan penyebaran ke depan.

IAF bungkam tentang pergerakan alutsistanya.

Sumber mengatakan helikopter Apache dan Chinook yang dikerahkan di Ladakh untuk melakukan pekerjaan yang seharusnya.

“Aset itu ada untuk digunakan. Ini adalah masalah taktis. Apache dibawa untuk memberikan dukungan udara dekat kepada pasukan darat. Chinook dibawa untuk memungkinkan penyebaran pasukan dan peralatan lebih cepat, ” kata seorang sumber.

Pemerintah India akan menggunakan opsi untuk membeli helikopter serang AH-64E tambahan dari Amerika Serikat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved