12 Dokter UNAIR Surabaya Positif Covid-19, 2 Dokter Dirawat Intensif, dr Joni: Mohon doanya
Menurut dr Joni Wahyuhadi, sebanyak 10 Dokter PPDS yang terinfeksi virus SARS CoV-2 memiliki gejala ringan dan sedang.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Sebanyak 12 Dokter residen FK Unair yang tengah jalani PPDS di RSU dr Soetomo Surabaya positif covid-19, dua Dokter kondisinya berat.
Sebanyak 12 Dokter Universitas Airlangga ( Unair ) Surabaya yang tengah menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis ( PPDS ) di RSU Soetomo Surabaya, Jawa Timur, positif covid-19.
Dari 12 Dokter tersebut, dua diantaranya harus menjalani perawatan intensif lantaran kondisinya bera.
Pernyataan ini disampaikan Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr Joni Wahyuhadi.
Menurut dr Joni Wahyuhadi, sebanyak 10 Dokter PPDS yang terinfeksi virus SARS CoV-2 memiliki gejala ringan dan sedang.
Dua Dokter dengan perawatan intensive.
Mohon doanya," kata pria yang juga menjabat Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVUD-19 Jatim ini, Sabtu (21/6/2020).
Joni tidak tahu pasti tepatnya dari mana mereka terkontaminasi covid-19.
"Bisa dari mana saja, termasuk dari tempat kerja," terangnya.
Pihaknya terus menekankan kepada semua Dokter yang bertugas di RSU dr Soetomo Surabaya menggunakan Alat Pelindung Diri ( APD ) lengkap dalam bertugas.
"Atur jadwal jam kerja untuk menjaga kondisi fisik tenaga kesehatan tetap prima saat bekerja," ujarnya.
Sementara itu Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unair, Prof Soetojo tidak mau berkomentar banyak mengenai jumlah Dokter residen yang menjalani praktik dan terpapar virus Corona di RSUD dr Soetomo.
Dia menyerahkan keterangan resmi itu kepada pihak rumah sakit.
"Tanya sama rumah sakit saja, jadi direkturnya saja. Masih simpang siur, tanya dr Joni saja," ucapnya.
Yang jelas, lanjut Prof Soetojo, pihaknya mendapat kabar bahwa kondisi Dokter residen yang terjangkit covid-19 itu kini sudah membaik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/ilustrasi-dokter_20151123_120329.jpg)