Video Berita
VIDEO: Ratusan Massa Demo Kantor DPRD Riau Menolak RUU HIP
Massa yang mendatangi kantor DPRD Riau mengatasnamakan dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Riau Tolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi
Penulis: Syaiful Misgio | Editor: David Tobing
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Riau, Asri Auzar bersama sejumlah anggota DPRD Riau lainya keluar dari gedung DPRD Riau dan berjalan menemui massa yang melakukan aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Riau, Jumat (26/6/2020).
Asri kemudian menerima secara langsung salinan pernyataan sikap yang diberikan oleh perwakilan dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Tolak RUU HIP. Ia berjanji akan menyampaikan tuntutan massa ke DPR RI sesuai permintaan pendemo.
"Salinan pernyataan sikap ini saya terima dan Senin akan saya antar langsung ke Jakarta," kata Asri, Jumat (26/6/2020).
Asri menegaskan, Pancasila sudah harga mati dan sudah final. Jadi tidak boleh ada satu orang pun yang merubahnya. Sebab pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum di Indonesia.
"Jadi kalau ada yang mau merubah pancasila berarti dia melanggar hukum. Orang yang melanggar hukum harus di penjara, itu jelas. Sekali pun darah kita mengalir, nyawa kita melayang, Pancasila tetap harus ada di Bumi Indonesia ini," ujarnya.
Pihaknya mendukung penuh apa yang sudah disampaikan oleh masyarakat yang melakukan unjukrasa kali ini. Sebab mempertahahan pancasila merupakan tanggungjawab bersama. Asri bahkan siap untuk dipenjara jika apa yang dirinya lakukan hari ini membela masyarakat menolak RUU HIP dianggap melawan kepada negara.
"Saya siap membela kebenaran, tidak pernah saya takut, sekali pun penjara pada diri saya," katanya.
Untuk itu, dirinya bersama sejumlah anggota DPRD Riau lainya akan langsung meneruskan tuntutan massa tersebut ke DPR RI dan pemerintah pusat di Jakarta.
"Bersama rekan-rekan saya, Seninbesok akan kita antar langsung ke DPR RI ke Jakarta. Nanti kami yang akan langsung mengantarnya ke Jakarta. Ini perjuangan murni, bapak-bapak sudah berpanas-panas datang Kesini, masak kami yang diamanah oleh rakyat Riau duduk DPRD mengantar itu saja tidak sanggup, alangkah naifnya saya," katanya.
Seperti diketahui, ratusan massa melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor DPRD Riau, Jalan Sudirman Pekanbaru, Jumat (26/6/2020).
Setiba di depan Gedung DPRD Riau, Massa langsung masuk ke komplek Gedung DPRD dan melakukan orasi tepat di depan tangga masuk lobi gedung DPRD Riau.
Massa yang mendatangi kantor DPRD Riau mengatasnamakan dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Riau Tolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).
Massa mendesak DPR RI dan pemerintah pusat agar membatalkan dan menghapus RUU HIP tersebut.
"Masyarakat Riau menolak keras RUU HIP, untuk itu kami minta DPR RI dan pemerintah pusat untuk menghentikan segara pembahasan RUU HIP tersebut," kata Azlaini Aghus, perwakilan dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Riau Tolak RUU HIP saat menyampaikan orasinya di depan pintu masuk Gedung DPRD Riau, Jumat (26/6/2020).
Pada kesempatan tersebut, Azlaini juga dipercaya untuk membacakan pernyataan sikap Aliansi Perjuangan Masyarakat Riau Tolak RUU HIP.