Punya Musuh yang Sama, India dan Jepang Latihan Perang Bersama, China Kepanasan!
Kementerian Luar Negeri China menyebut langkah Jepang sebagai "provokasi serius terhadap kedaulatan wilayah China
Latihan ini merupakan indikasi terbaru bahwa persaingan geopolitik memanas di Samudra Hindia dan Pasifik.
Di bulan ini saja Amerika Serikat (AS) telah melakukan tiga latihan di Laut Filipina dan Laut China Selatan.
Dua di antaranya dilakukan oleh tiga kapal induk, USS Nimitz, USS Ronald Reagan dan USS Theodore Roosevelt.
Dan lawan China bertambah satu lagi.
Sebab, ketegangan juga meningkat tinggi antara China dan Vietnam setelah dua kapal China menabrak dan menenggelamkan kapal nelayan Vietnam.
India dan Jepang bersekutu?
Hubungan India dan Jepang sejatinya memang baik.
Misanya pada tahun 2007 lalu, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengunjungi India dan telah menyerukan ikatan maritim yang lebih kuat antara kedua negara.
Sejak itu, kedua negara telah memperdalam kerja sama militer mereka.
Misalnya dengan mengambil bagian dalam acara bersama seperti 'latihan darat Dharma Guardian', latihan udara 'Shinyu Maitr', dan latihan militer trilateral 'Malabar' dengan AS.
Abe dan mitranya dari India, Perdana Menteri Narendra Modi, telah sering bertemu - pada tahun 2019 saja mereka bertemu tiga kali.
Kedua negara bahkan memiliki KTT bilateral tahunan, yang jarang terjadi di Jepang.
Dan ketika mendengar tentara China tewas setelah bentrokan dengan tentara China, pihak Jepang langsung menghubungi pihak India.
Di mana India dan Jepang berbagi keprihatinan tentang ketegasan China.
"Delhi dan Tokyo memiliki visi bersama tentang kebebasan lautan, tetapi itu masih pada tingkat politik-diplomatik," tambah analis C Uday Bhaskar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/china-berulah-lagi-untuk-duduki-kepulauan-senkaku.jpg)