Breaking News:

PPDB di Riau

Kasus Corona Bertambah Disdikpora Kuansing Riau Minta Korwil Kecamatan Siasati PPDB Offline

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing meminta koordinator wilayah (Korwil) pendidikan setiap kecamatan untuk membuat terobosan

istimewa
Disdkkpora Kuansing saat mengunjungi beberapa sekolah SMP sederejat untuk memastikan tersedianya sarana dan prasarana pendukung dalam PPDB Offline tingkat SMP sederajat di Kuansing 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kuansing meminta koordinator wilayah (Korwil) pendidikan setiap kecamatan untuk membuat terobosan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SM sederajat.

Permintaan ini disampaikan mengingat kasus covid-19 di Kuansing makin bertambah.

"Kita minta Korwil setiap kecamatan membuat terobosan bersama dengan kepala sekolah masing-masing dalam PPDB nanti," kata sekretaris Disdikpora Kuansing, Masrul Hakim, Minggu (5/7/2020).

Kasus pasien positif covid-19 di Kuansing memang terus meningkat.

Terakhir, pada Jumat (3/7/2020) lalu, ada penambahan tiga pasien sehingga totalnya saat ini ada 10 kasus positif di Kuansing.

Walau kasus positif terus bertambah, Masrul Hakim menegaskan PPDB untuk tingkat SD dan SMP sederajat di Kuansing tetap menggunakan sistem offline atau tatap muka langsung. Hal ini sesuai dengan Perbup yang sudah dikeluarkan bupati.

PPDB SD dan SMP sederajat di Kuansing sendiri akan dimulai pada 7 - 9 Juli nanti.

Masrul Hakim mencontohkan terobosan yang bisa diterapkan Korwil setiap kecamatan berserta kepala sekolah. Berkas para pendaftar dimasukkan tanpa harus tatap muka langsung.

"Kan bisa. Berkas pendaftaran dikumpulkan. Setelah itu petugas yang akan lihat kelengkapan," katanya.
Dikatakannya, dalam PPDB ini, ia meyakini tidak akan terlalu banyak antrian. Sebab, untuk tingkat SMP, sudah dibagi berdasarkan zonasi.

"Kalau untuk SD kan setiap desa sudah ada SD. Jadi bisalah mengakomodir," katanya.

Selain itu, jauh hari sebelumnya, pihak sekolah sudah diminta mempersiapkan sarana dan prasarana penerapan protokol kesehatan dalam PPDB offline ini.

Sarana dan prasarana tersebut yakni tempat cuci tangan, pengukur suhu peserta dan lainnya. Peserta pun diwajibkan menggunakan masker.

"Kita sudah cek kesiapan sekolah beberapa waktu lalu. Sarana dan prasarana sudah siap untuk terapkan protokol kesehatan," katanya.

Disdikpora Kuansing sendiri beralasan, tidak menerapkan PPDB online karena perangkat disetiap sekolah tidak mendukung. Belum lagi SDM yang tidak mendukung.

( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved