Breaking News:

Olahraga Lokal

Satu Atlet Atletik Riau Yang Lolos PON Papua Dipastikan Tidak Bisa Tampil, Ini Penyebabnya

Jumlah atlet Riau, yang lolos ke PON XX di Papua pada Oktober 2021 mendatang, dipastikan berkurang satu atlet.

Dokumentasi Super Ball / Feri Setiawan
Iluastrasi cabor Atletik lari gawang putra. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Jumlah atlet Riau, yang lolos ke PON XX di Papua pada Oktober 2021 mendatang, dipastikan berkurang satu atlet.

Ini setelah dinyatakan secara resmi, satu atlet cabor atletik atas nama Yanita Sari, mengundurkan diri dari skuad PON Riau.

Ketua KONI Riau Emrizal Pakis, Senin (6/7/2020) mengatakan, Anita dipastikan tidak bisa tampil di PON 2021 nanti, karena dirinya sekarang sedang hamil.

Karena dikhawatirkan bisa memperburuk kondisi kehamilannya, maka Anita tidak masuk lagi dalam skuad atlet PON.

"Pengprov Atletik (PASI) Riau sudah melaporkan hal ini ke kita. Apa boleh buat, maka Anita tidak kita masukkan lagi sebagai atlet Riau yang tampil di PON Papua 2021," tegas Emrizal kepada Tribunpekanbaru.com.

Seperti diketahui, hasil Porwil di Bengkulu pada November 2019 lalu, cabor atletik Riau meloloskan 11 atletnya untuk PON XX di Papua.

Namun kini hanya tinggal 10 atlet lagi, karena Yanita Sari yang meraih medali perunggu di nomor lari 1500 meter, tak bisa dikirim ke Papua, karena hamil.

3 Desa dan 7 Kelurahan di Pelalawan Ini Dimekarkan, Hasil Hearing Komisi l DPRD Bersama OPD Terkait

Amerika Serikat Serius, Relokasi Pesawat Pembom B-52H ke Guam, Tunjukkan Kekuatan Militer ke China

Kalung Ajaib Anti Virus Corona, Berisi Minyak Tertentu, Belum Diuji ke Covid-19

Karena dipastikan Yanita tidak bisa tampil di PON Papua, maka berpengaruh pada jumlah atlet Riau untuk PON di Papua.

"Untuk sementara, jumlah atlet kita berkurang secara keseluruhan. Dari 175 orang, kini tinggal lagi 174 orang. Tapi ini masih data sementara. Sebab, dengan mundurnya jadwal PON, bagi cabor yang belum selesai entry by name diperpanjang. Yang pasti, jumlah atlet kita untuk PON Papua tinggal 174 orang," terangnya.

Disinggung apa langkah KONI Riau, terkait ikhwal cabor atletik ini, Emrizal Pakis yang juga mantan Ketua Umum PASI Riau ini menjelaskan, bahwa KONI Riau akan melakukan koordinasi dengan PB PASI.

Apakah bisa dilakukan pergantian atlet, atau masih ada celah bagi Riau, untuk tetap mempertahankan nomor lari 1500 meter putri ini.

"Tetap kita berusaha tanyakan ini ke pusat (PB PASI). Tapi kalau kita menelisik ke Porwil 2019 lalu, untuk nomor 1500 meter putri ini kan yang lolos satu atlet saja yakni Yanita Sari. Jadi, kalau pun dicarikan penggantinya kan tidak ada. Namun apapun itu, kita carikan solusi terbaiknya," janji Emrizal.

( Tribunpekanbaru.com / Syafruddin Mirohi )

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved