Breaking News:

Virus Corona di Riau

Layanan Rapid Test Kimia Farma di Bandara SSK II Dihentikan

Pemprov Riau meminta kepada pihak bandara dan Kimia Farma untuk menghentikan kegiatan rapid test di Bandara Sultan Syarif Kasim II

TRIBUN PEKANBARU / DODY VLADIMIR
Imam Masjid Paripurna se-Pekanbaru menjalani rapid test massal di Masjid Paripurna Ar Rahman, Pekanbaru, Selasa (9/6/2020). Rapid test massal bagi Imam Mesjid ini guna mendeteksi dini penyebaran covid-19 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meminta kepada pihak bandara dan Kimia Farma untuk menghentikan kegiatan rapid test di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Rabu (8/7/2020).

Pos pelayanan rapid test di Bandara SSK II Pekanbaru dibuka sejak beberapa pekan lalu.

Layanan ini dibuka untuk memudahkan masyarakat yang ingin berpegian dalam mengurus surat keterangan rapid test.

Namun ditengah perjalanan, rapid test di Bandara SSK II Pekanbaru mendapat sorotan publik.

Kasus ini mencuat pasca ditemukannya adanya seorang penumpang, yang merupakan warga Rokan Hulu, berinisial ES, yang hasil rapidnya non reaktif.

Belakangan terungkap, berdasarkan hasil swab, ES dinyatakan positif Covid-19.

"Pelaksanaan pemeriksaan rapid test yang dilaksanakan laboratorium klinik kimia farma di bandara SSK II Pekanbaru dihentikan," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Rabu (8/7/2020).

Tidak hanya itu, belakangan terungkap, ternyata pelaksanaan rapid test yang dilaksanakan oleh kimian farma di Bandara SSK II Pekanbaru ternyata tidak mengantungi izin dari pemerintah daerah.

Sehingga pos layanan rapid test tersebut diminta untuk distop sampai ada izin dari pemerintah daerah.

"Untuk sementara itu dihentikan sampai ada izin yang dikeluarkan oleh Pemko Pekanbaru," ujarnya.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat yang akan berpegian dengan menggunakan jalur udara, agar dapat melaksanakan rapid test disarana kesehatan yang resmi dan memiliki izin.

Sehingga jika dikemudian hari ada masalah, bisa dipertanggungjawabkan.

"Sebelum melakukan pembelian tiket, kami imbau warga agar melakukan rapid test di pos layanan kesehatan yang resmi. Bisa di rumah sakit, di Puskemas atau di labor," kata Mimi.

( TribunPekanbaru.com/ Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved