Selasa, 21 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

RESMI Amerika Serikat Keluar dari WHO: Trump Sebut WHO Boneka China

AS akan membayar semua iuran Washington terhadap lembaga yang berbasis di Jenewa tersebut di bawah resolusi bersama 1948.

AFP
Presiden Amerika Serikat Donald Trump 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (8/7/2020) mengumumkan Amerika Serikat (AS) akan keluar dari keanggotaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mulai 6 Juli 2021.

PBB mengumumkannya setelah menerima pemberitahuan keputusan Presiden AS Donald Trump.

Sebelumnya, Trump menuduh organisasi kesehatan itu sebagai boneka China selama pandemi Covid-19.

Trump sudah lebih dahulu mengumumkan keputusan itu sebulan lalu.

AS akan membayar semua iuran Washington terhadap lembaga yang berbasis di Jenewa tersebut di bawah resolusi bersama 1948.

Saat ini AS berutang kepada WHO lebih dari US$200 juta menurut situs web WHO.

Mengutip Reuters, Rabu (8/7), keputusan AS keluar dari WHO setelah menjadi anggota lebih dari 70 tahun terjadi di tengah  meningkatnya ketegangan dengan China terkait SARS-Cov-2, virus yang pertama kali terdeteksi di Kota Wuhan China, akhir tahun 2019.

WHO juga telah membantah pernyataan Trump bahwa mereka mempromosikan disinformasi China mengenai virus tersebut.

Ayu Ting Ting Kembali Jadi Bulan-bulanan Netizen saat Nagita Dapat Undangan,Disebut Ayu Tak Bisa Ini

WHO Setujui Hasil Temuan Bahwa COVID-19 Bisa Menyebar Lewat Udara: Siapkan Protokol Baru

Berkali-kali Remehkan Pandemi Covid-19, Presiden Brasil Positif Tertular Virus Corona

 

Presiden AS, Donald Trump, berjalan menuju helikopter kepresidenan Marine One di Gedung Putih, Washington DC, 11 Juni 2020. Trump kini berusia 74 tahun.
Presiden AS, Donald Trump, berjalan menuju helikopter kepresidenan Marine One di Gedung Putih, Washington DC, 11 Juni 2020. Trump kini berusia 74 tahun. (Photo by SAUL LOEB / AFP)

Keputusan Trump ini ternyata tidak didukung sepenuhnya pihak internal AS.

Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan penarikan resmi Trump dari WHO sebagai tindakan yang tidak masuk akal di tengah upaya WHO mengoordinasikan perjuangan global melawan Covid-19.

"Dengan jutaan nyawa dalam bahaya, Presiden melumpuhkan upaya internasional untuk mengalahkan virus," tulis Pelosi di Twitter.

Sejauh ini, tercatat telah ada hampir 12 juta kasus virus corona di dunia an lebih dari 540.000 kematian, menurut perhitungan Reuters, dengan sekitar 25% dari kedua kasus dan kematian ada di AS.

Keputusan Trump ini dapat dibatalkan sebelum berlaku bila ia dikalahkan oleh saingannya dari Partai Demokrat, dan Mantan Wakil Paresiden Joe Biden dalam pemilihan November 2020 mendatang.

Trump telah menghentikan pendanaan untuk organisasi beranggotakan 194 negara itu pada April 2020.

Dalam suratnya tertanggal 18 Mei 2020 memberi WHO 30 hari untuk berkomitmen pada reformasi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved