Barang Bukti Baru Ditemukan, Pembunuh Editor Metro TV Diduga Lebih dari Satu Orang
Pihaknya telah menemukan barang bukti baru di lokasi penemuan jasad Yodi Prabowo. Barang bukti baru itu berupa rambut.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasus pembunuhan Editor Metro TV Yodi Prabowo masih misterius.
Ia ditemukan tewas di Tol Jorr, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat (10/7).
Saat itu polisi menemukan dompet berisi KTP, NPWP, kartu ATM, motor Honda Beat warna putih bernomor B 6750 WHC, tiga STNK, uang sebesar Rp40.000, helm, jaket, dan tas milik korban.
Setelah menelusuri lokasi TKP dan pemeriksaan saksi, terdapat beberapa fakta baru yang ditemukan polisi.
Terdapat dugaan pelaku pembunuhan lebih dari satu orang hingga korban dididuga dibunuh di tempat lain.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP M Irwan Susanto mengatakan penyidik telah memeriksa 29 orang saksi.
Dari keterangan saksi yang diambil, polisi masih mengalami kesulitan untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan Yodi Prabowo.
Pasalnya, sidik jari dan barang bukti saat ini masih diperiksa Forensik Mabes Polri.
Meski demikian, polisi mulai menemukan titik terang.
Ada dugaan korban tidak dibunuh di lokasi kejadian dan pelaku lebih dari satu orang.
Polisi juga masih memeriksa semua CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Kami pun menduga begitu (dibunuh di tempat lain), namun kami masih mencari. Kami belum bisa memastikan apakah dibunuh disitu atau di tempat lain," ujar AKBP M Irwan Susanto.
Penemuan rambut
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP M Irwan Susanto mengatakan, pihaknya telah menemukan barang bukti baru di lokasi penemuan jasad Yodi Prabowo. Barang bukti baru itu berupa rambut.
Irwan menjelaskan, barang bukti rambut itu ditemukan di sekitar lokasi penemuan jenazah Yodi Prabowo.
"Tapi apakah itu rambut korban atau pelaku, kita belum tahu," kata Irwan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2020).
Saat ini, barang bukti tersebut sudah diserahkan ke laboratorium forensik untuk diperiksa.
"Kita tidak boleh menduga-duga, semua temuan kita serahkan ke laboratorium," jelas Irwan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/warung-yang-dihampiri-anjing-pelacak-saat-olah-tkp-editor-metro-tv.jpg)