Minggu, 12 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pria Ini Mengaku bisa Menarik Benda Gaib dari Dalam Tanah, Begini Ceritanya

Modusnya bisa mengangkat benda gaib dari dalam tanah termasuk uang. uang Rp 71 juta dengan mudah sampai ke tangannya. Kini dukun palsu ditangkap

Editor: Budi Rahmat

TRIBUNPEKANBARU.COM- uang senilai Rp 71 juta hilang sekejap mata setelah pria ini benar-benar sadar telah menjadi korban penipuan.

Ia menjadi korban penipuan dengan modus melipatgandakan uang secara gaib.

Karena telah yakin dengan kemampuan pelaku, uang diberikan secara bertahap hingga nilainya Rp 71 juta.

Bukannya bertambaha banyak, justru pelaku sulit dihubungi dan berusaha menghilang.

Terbaru Kode Redeem Free Fire Hadiah Scar Phantom dan Incubator Voucher, 25 Juli 2020

Emosi, Istrinya Selingkuh dan Berhubungan Badan dengan Temannya, Pria Ini Rencanakan Pembunuhan

Resmi Diperkenalkan di Indonesia, Oppo Reno4 Andalkan 5 Fitur Kamera, Diklaim Pertama di Tanah Air

Kronologi peristiwa kelam dari korban penipuan berkedok penggandaan uang tersebut diawali perkenalan singkat antara korban dan pelaku pada Agustus tahun 2018 silam.

"Jadi pertamanya itu korban bertandang ke rumah adiknya di, lalu korban berkenalan dengan tersankga di rumah adiknya tersebut," terang Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy, melalui Kasubag Humas Polres OKI, AKP Iryansyah

Dari perkenalan singkat dan secara tidak disengaja tersebut, timbullah niat jahat tersangka.

"Kemudian, selang beberapa minggu tersangka langsung menawarkan kepada korban bahwa dirinya bisa menarik barang gaib dari dalam tanah dan mampu menarik uang tunai dalam jumlah yang banyak (menggandakan uang)," ujarnya.

Lantas tersangka mengatakan lagi kepada korban jika proses penggandaan uang tersebut dengan modus harus membeli media supranatural berupa minyak delima dan benalu di atas bambu.

"Nah si korban ini langsung disuruh membeli minyak delima dan bambu peletuk, dan benalu tersebut," katanya.

Bahkan tersangka juga meminta sejumlah uang kepada korban untuk digandakan.

"Pelaku berkelit jika semakin besar uang yang diberikan untuk pancingan, maka semakin banyak uang yang akan ditarik dan tersangka menjanjikan bisa menarik uang tunai mencapai milyaran rupiah," tandasnya.

Dilanjutkannya, dari awal pertemuan kala itu pelaku terus menerus menelpon korban dan berusaha menyakinkan korban supaya percaya jika pelaku bisa menggandakan uang.

"Untuk semakin meyakinkan korban, pelaku mengajak korban bertandang ke rumahnya dan pelaku memperlihatkan hasil uang penarikan ghaibnya kepada korban," tandasnya.

Dari peristiwa tersebut, korban menjadi percaya dan tergiur bujukan pelaku lalu korban mulai memberikan uangnya kepada pelaku untuk digandakan.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved