Yunani Sindir Turki Soal Hagia Sophia: PM Yunani Bilang Begini. . .
ketidakakuran Ankara dan Athena itu meletus satu hari setelah umat Islam menggelar salat Jumat di Hagia Sophia.
TRIBUNPEKANBARU.COM - Turki dan Yunani dikabarkan perang kata-kata kasar mengenai conversie Hagia Sophia di Istanbul.
Sebagaimana diketahui, Hagia Sophia merupakan museum yang diubah menjadi masjid.
Rupanya ketegangan antara Turki dan Yunani sudah berlangsung selama beberapa bulan.
Mengutip Al Jazeera, ketidakakuran Ankara dan Athena itu meletus satu hari setelah umat Islam menggelar salat Jumat di Hagia Sophia.
Sebagai catatam salat Jumat yang digelar merupakan pertama kalinya dalam 90 tahun terakhir.
Konflik di antara dua negara itu meningkat setelah Hagia Sophia ditetapkan menjadi masjid.
Selain itu, disebutkan ketegangan Ankara dan Athena juga dipicu kekayaan energi di Mediterania Timur.
• Posisi Start MotoGP Andalusia 2020: Quartararo Terdepan, Valentino Rossi ke-4, Marc Marquez Absen
• Peringatan Dini BMKG Cuaca Ekstrem Minggu 26 Juli: Potensi Hujan Lebat Beberapa Kabupaten di Riau
• Guru Ini Jalin Asmara Terlarang dengan Muridnya, Kepergok Bermesraan di Laboratorium Sekolah
Namun Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menilai ‘kebisingan’ yang terdengar bukan karena Hagia Sophia tau Mediterania Timur.
“Target mereka adalah kehadiran negara Turki dan muslim di wilayah ini,” kata Erdogan.
Erdogan pun mengecam pernyataan pemerintah Yunani dan angora Parlemen serta pembakaran bendera Turki di kota Yunani Thessaloniki.
Lebih lanjut, Erdogan dikabarkan bergabung dengan ribuan orang untuk salat Jumat pertama di Hagia Sophia.
• Gerindra Serahkan SK Dukungan 4 Pasangan Bakal Calon Kepala Daerah Pilkada di Riau, Ini Nama-namanya
• SPG Rokok Nyambi Jadi PSK di Padang: Short Time Rp 800.000 dan Long Time Rp 1,9 Juta
• LIST HARGA Samsung Juli 2020: Simak Harga Smartphone Samsung Terbaru
PM Yunani Sebut sebagai Bukti Kelemahan
Secara terpisah, Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis buka suara soal yang terjadi di Istanbul.
“Bukan unjuk kekuatan, tetapi bukti kelemahan,” katanya.
Dia menyebut Turki sebagai pembuat onar.
Sementara, konversi Hagia Sophia itu dia nilai sebagai ‘penghinaan terhadap abad ke-21’.
Dalam sebuah pernyataan, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Turki memberikan tanggapannya.
“Sekali lagi Yunani menunjukkan permusuhannya terhadap Islam dan Turki dengan alasan bereaksi terhadap Masjid Hagia Sophia digunakan untuk salat,” katanya.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/hagia-sophia-di-istanbul.jpg)