Jumat, 17 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Muak dengan Tingkah China, Negara-negara di Dunia Ini "Serang" Negeri Tirai Bambu

Presiden China, Xi Jinping, memutuskan bahwa inilah saat yang tepat bagi China menegaskan dominasi China, sekaligus ekspansi teritorialnya.

24h/SCMP
Pawai Kapal nelayan China di Ekuador 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Nampaknya konflik besar di Laut China Selatan tidak sedikit pun terpengaruh pandemi virus corona (Covid-19) yang kini menyerang seluruh dunia.

Padahal ada dampak beras dari pandemi itu, satu diantaranya paling terasa adalah perekonomian global terhuyung-huyung.

Walau begitu, China, negara awal yang melaporkan penemuan kasus Covid-19, nyatanya melakukan 'serangan balik'.

Di mana, Presiden China, Xi Jinping, memutuskan bahwa inilah saat yang tepat bagi China menegaskan dominasi China, sekaligus ekspansi teritorialnya.

Daripada melegitimasi klaim yang dibuat oleh China, negara di dunia justru melakukan serangan balik terhadap Negeri "Panda".

Salah satu contohnya adalah India.

Di mana India menaikkan tarif masuk bagi produk China, melarang investasi dari negara itu, memblokir aplikasi-aplikasi dari Bejing, dan lain sebagainya.

Cie Cie! Luna Maya Ngaku Kerap Intipin Ariel Noah di Medsos, Ingat Masa Lalu?

AS Beri Israel Rp 7,3 Triliun untuk Beli Senjata Canggih, Mau Bantai Rakyat Palestina?

Pria Ini Nekat Gantung Diri di Depan Rumah Pacar, Ada Tulisan Pesan Terakhir buat Sang Kekasih

Para penduduk India juga beramai-ramai memboikot produk "Made in China".

Gerakan tersebut juga semakin masif kala pemerintah India meminta situs jual beli daring skala internasional, Amazon, menunjukkan negara pembuat produknya. 

Langkah-langkah yang diambil pemerintah India dan penduduk India merupakan buntut dari bentrok berdarah antara tentara India dengan tentara China di perbatasan India-China.

Sementara itu, Filipina siap angkat senjata atas klaim China di Laut China Selatan. 

Ketegangan antara Filipina dengan China memuncak ketika kapal nelayan Filipina ditenggelamkan di perairan Filipina oleh kapal China.

Serbia Beli Sistem Pertahanan Rudal Butan China, Gak Takut Langsung Rusak Saat Digunakan?

Pohon Usia Ratusan Tahun Ini Menyimpan Benda Peninggalan Belanda, Lokasinya di Balige

JUDUL Drama Korea Terbaru 2020: Simak Drakor Terbaru & Baca Sinopsisnya di Sini

tribunnews
SCMP
 
 
Pangkalan militer Laut China Selatan.

Ketika kapal-kapal perang milik China berlayar semakin dekat ke perairan Filipina, Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

AS sendiri menggelar latihan dua kapal induknya di Laut China Selatan, tepatnya di perairan Filipina.

Selain itu, kini dunia juga menyaksikan pemberlakuan Undang-undang (UU) Keamanan Nasional di Hong Kong oleh otoritas China.

4 Bungkus Plastik Narkoba Berat 200 Gram Disimpang di Bagian Tubuh Ini, Sungguh Tak Terduga. . .

Dikira Daging Kurban Ternyata Mayat Bayi, Organ Tubuhnya Berantakan di Jalan Raya Lamongan

Ini Profil Dhea Lukita Andriana, Anak TKI yang Dua Kali Terpilih Jadi Paskibraka di Istana Negara

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved