Minggu, 10 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Satu Keluarga Nyaris Jadi Abu, Rumah Herman Ternyata Dibakar Selingkuhan Istrinya

Tukang ojek bernama Sutanto melakukan aksinya tersebut karena kalut, sang kekasih yang masih berstatus istri dari Herman menghilang entah kemana.

Tayang:
Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
Tribunnews.com
Satu Keluarga Nyaris Jadi Abu, Rumah Herman Ternyata Dibakar Selingkuhan Istrinya 

"Saya lari ke dapur, kan ada jendela kecil, saya jebol naik tembok sebelah ke genteng saya teriak minta tolong ke tetangga sambil jebol genteng karena asap banyak kan," ujarnya.

Dari atas atap, Herman masih bisa mendengar suara anaknya memanggil.

Sementara di depan rumah warga sudah mulai berdatangan memadamkan menggunakan peralatan seadanya.

"Dia masih manggil saya tuh anak saya, papah, papah. Saya bilang tunggu sebentar papah mau turun. Warga sudah ramai sambil mencoba mendobrak pintu dan nyiram-nyiram," ujarnya.

Nafasnya sedikit memburu saat Herman menceritakan akhirnya pintu depan bisa dijebol dan anak serta ibunya berhasil dikeluarkan dari kobaran api.

Meski api hanya menyala 15 menit.

Namun bagi Herman, itu 15 menit terberat dalam hidupnya.

"Akhirnya turun lewat depan. Enggak lama api padam, anak saya sama ibu saya terselamatkan," ujarnya.

Herman minta tolong pamannya untuk membawa anak dan ibunya ke rumah sakit terdekat menggunakan mobil.

"Buru-buru digotong ke depan. Saya manggil om saya. Langsung dibawa ke UGD (Rumah Sakit Hermina Ciputat)," ujarnya.

Di perjalanan menuju rumah sakit, Keysha tidak henti mengeluhkan rasa sakitnya. Herman hanya bisa menguatkan.

"Kondisi anak saya habis terbakar, perih perih. Iya perih luka bakar itu, nangis kesakitan. Karena di rumah sakit Hermina alatnya kurang memadai jadi dioper ke RSPAD, memang khusus spesialis kulit," ujarnya.

Dirawat di ICU tak sadarkan diri

Keysha (12) kini terbaring kritis di ruang ICU Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat karena luka bakar yang dideritanya.

Keysha menjadi korban pembakaran rumah bersama ayahnya, Herman (38) dan neneknya, Nursiyah (62).

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, rumah yang didiami satu keluarga itu berada di bilangan Jalan Punawarman, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel).

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved