Terbongkarnya Kedok Dukun Palsu, Gadis Ini Tersadar saat Bagian Sensitifnya Hendak Dipegang
Saat pengobatan, tangan dukun ini menggerayangi bagian sensitif seorang gadis. Korban kaget dan tersadar jika pengobatan itu aneh. Terbongkarlah kedok
TRIBUNPEKANBARU.COM- Merasa omongannya didengar dan korban mau menuruti segala perintahnya, pria ini memanfaatkannya dengan melakukan penipuan dan pencabulan.
Keluarga ini yang jadi korbannya. Mulai dari istri yang disebut kena guna-guna hingga harus keluarkan uang Rp 3 juta lebih sampai anak gadis yang disebut kena pelet jarang goyang.
Alih-alih pengobatannya ampuh, pria yang mengaku dukun ini malah menikmati uang korban dan juga berusaha mencabuli anak korban yang masih gadis.
Namun kedoknya terungkap saat melakukan pengobatan anak gadis korban.
• Penghuni Kamar Kosan Tewas Bersimbah Darah, Ada Bekas Tusukan di Tubuh Korban
• Siapa yang Pernah Mengira Mahakarya Pria Ini, Setelah Ia Ujicoba Hasilnya bikin Tercengang
• Pria Ini Nyaris Kehilangan Cincin Lamaran, Diminta Baik-baik Malah Dilempar ke Laut
Tangan pelaku menggerayangi organ intim korban
Kronologi Lengkap
pelakunya bernama Ketut Fery Martana alias Popo (28) seorang pria asal Banjar Dinas Palbesi, Gerokgak, Buleleng.
Pria tersebut diduga melakukan penipuan dan perbuatan cabul terhadap seorang warga asal Kecamatan Seririt.
Kapolres Buleleng, AKBP Made Sinar Subawa mengatakan, tersangka Popo diduga menipu keluarga Ketut Mardana sejak Juli 2020.
Tersangka mengaku dirinya seorang dukun yang mampu menghilangkan guna-guna serta menyembuhkan segala macam penyakit.
Untuk lebih meyakinkan, Popo membeli sejumlah alat perdukunan seperti keris, batu akik palsu yang bisa menyala di dalam air, dan segala macam jenis minyak.
Alat perdukunan itu ia beli secara online sebesar Rp 500 ribu, untuk mengobati keluarga Ketut Mardana.
"Pengobatan dilakukan oleh tersangka di rumah korban. Jadi setiap mengobati keluarga korban, keluar potongan besi berupa paku dari badan dan kepala korban, yang katanya besi-besi itu adalah hasil guna-guna. Jadi dia pintar sekali menipu korban. Biar aksi penipuannya ini tidak ketahuan, pengobatan dilakukan setiap malam hari, di dalam ruangan yang cukup gelap. Keluarga korban juga hanya diizinkan melihat dengan jarak dua meter," terang AKBP Sinar, Senin (10/8/2020).
Selain berpura-pura bisa menghilangkan guna-guna, tersangka juga meminta uang kepada Ketut Mardana sebesar Rp 3,3 juta untuk melakukan ritual di Alas Purwo Banyuwangi agar guna-guna yang dialami oleh istri Ketut Mardana bisa segera hilang.
Mardana pun memberikan uang sebesar itu. Alih-alih melakukan ritual ke Alas Purwo, tersangka menggunakan uang tersebut untuk berfoya-foya bersama pacarnya.
Penipuan dilanjutkan tersangka Popo, dengan menyebut jika anak perempuan Mardana berinisial PDA juga terkena guna-guna jaran goyang.