Breaking News:

Tangan Diborgol, JERINX SID: Semoga Tidak Ada Lagi Ibu-Ibu Menjadi Korban Kewajiban Rapid Test

Menurutnya, unggahan tersebut wujud kritik karena menjadikan rapid test Covid-19 sebagai syarat administrasi.

Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Jerinx sesaat sebelum ditahan di Mapolda Bali. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pemain drum Superman Is Dead (SID) I Gede Ari Astina atau Jerinx SID ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik oleh penyidik Polda Bali pada Rabu (12/8/2020).

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Jerinx SID menjalani pemeriksaan sekitar empat jam di Polda Bali.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Jerinx SID dibawa ke RS Bhayangkara Denpasar untuk menjalani rapid test Covid-19.

Hasilnya, Jerinx SID dinyatakan nonreaktif.

Saat diantar ke Rutan Mapolda Bali, tangan Jerinx SID diborgol.

Sebelum masuk ke dalam sel tahanan, penggebuk drum SID itu mengaku siap menjalani proses hukum yang berlaku.

Jerinx tak gentar sedikit pun.

Menurutnya, unggahan tersebut wujud kritik karena menjadikan rapid test Covid-19 sebagai syarat administrasi.

Tak Terima Diputuskan, Pria Ini Datangi Rumah Kekasih Lalu Teguk Racun Rumput

Dasar Hukum Mengamalkan Doa & Tatacara Berdoa Dalam Islam

TRIK Matematika: Cara Menghitung Cepat Perkalian

“Kritik saya ini untuk ibu-ibu yang menjadi korban akibat dari kebijakan kewajiban rapid test," kata Jerinx lewat keterangan tertulis yang diterima, Rabu (12/8/2020) malam.

Jerinx SID juga menyatakan soal kepiluan hatinya ketika telah ditetapkan jadi tersangka.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved