Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Sanggup Uji 1.500 Sampel Per Hari, Kapasitas Uji Laboratorium Biomolekuler Riau Ditingkatkan

Hingga saat ini Laboratorium Biomolekuler di RSUD Arifin Achmad Riau mampu memeriksa 1.500 sampel per hari

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kapasitas uji sampel swab di Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad Riau terus ditingkatkan.

Hingga saat ini Laboratorium Biomolekuler di RSUD Arifin Achmad Riau mampu memeriksa 1.500 sampel per hari.

“Mulai pekan ini kita akan tingkatkan kapasitas sehingga bisa memeriksa 1.500 sampel swab per hari,” kata Direktur RSUD Arifin Achmad, Nuzelly Husnedi kepada Tribunpekanbaru.com Senin (31/8/2020).

Nuzelly mengatakan, secara bertahap kapasitas lab biomolekuler terus ditambah dari awalnya hanya bisa memeriksa 150 sampel swab dalam sehari.

Sukses Ungkap Peredaran Narkoba di Rutan,11 Personil Sat Narkoba Polres Inhu Riau Diberi Penghargaan

Mau Dapat Diskon hingga 50 Persen? Kunjungi Store Informa Living World Pekanbaru

Layang-layang Raksasa Bawa Terbang Anak 3 Tahun, Orang-orang Panik dan Histeris, Bgaiman Akhirnya?

“Sampai hari ini, kapasitas kita bisa memeriksa 1.000 sampai 1.200 sampel per hari,” imbuhnya.

Ia mengatakan dengan kerja lab yang makin sibuk, maka pemeriksaan sampel dilakukan dengan skala prioritas.

Sampel yang diperiksa lebih dahulu adalah milik pasien terkonfirmasi Covid-19 dan suspek. Tujuannya agar mempercepat proses pengobatan dan penanganan terhadap pasien.

“Jadi yang utamakan itu kontrol pasien yang didahulukan supaya bisa cepat diketahui berapa yang sembuh dan pulang dari perawatan untuk mengimbangi jumlah kasus positif yang bertambah dan menekan cost perawatan di rumah sakit,"ujarnya.

Setelah itu, pemeriksaan juga dilakukan untuk proses penelusuran kontak pasien (tracing) dan terakhir pada sampel dari uji usap massal.

Seperti diketahui, Labaratorium Biomolekuler di RSUD Arifin Achmad adalah satu-satunya fasilitas kesehatan untuk memeriksa spesimen uji usap (swab) menggunakan metode PCR (Polymerase chain reaction).

Sejak beroperasi pada Maret 2020, fungsi laboratorium jadi memudahkan penanganan kasus Covid-19 sehingga uji spesimen tidak bergantung pada lab Kementerian Kesehatan di Jakarta.

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved