Kronologi Bus Maut Tabrak Mobil HRV dari Belakang, Lalu Dihadang Truk dari Depan, 1 Orang Tewas
Kronologis Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Songsong, Kelurahan Ardimulyo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, Sabtu (5/9/2020)
TRIBUNPEKANBARU.COM - Kecelakaan maut mengerikan terjadi hingga terungkap bagaimana kronologi kecelakaan yang tak terbayangkan sebelumnya itu.
Terjadi kecelakaan beruntun di Jalan Raya Songsong, Kelurahan Ardimulyo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (5/9/2020) pagi.
Akibat kecelakaan tersebut diketahui menewaskan satu orang.

Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan sekaligus itu menyebabkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan 4 orang mengalami luka parah dan luka ringan.
Kanit Laka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto menuturkan kronologis kejadian yang bermula ketika sebuah bus PO Tentrem melaju dari arah utara ke selatan (dari arah Surabaya menuju Malang).
"Bus nopol N 7057 UG itu dikemudikan oleh Achmad Yusuf (35), warga Banyu Urip Kidul, Kelurahan Sawahan, Kota Surabaya. Sopir bus ditemani oleh kernetnya yang bernama Purwanto (42), warga Desa Kanigoro, Kecamatan Karto Harjo, Kabupaten Madiun. Dan bus tersebut berjalan dengan kecepatan sedang," papar Agus Yulianto.
Selain itu di dalam bus berwarna putih tersebut, hanya berisi dua orang penumpang saja. Yaitu Iwan Adi Suyanto (24) dan Edgar Adi Suyanto (15), warga Jalan Asembagus Pancasila, Kota Surabaya.
Sesampainya di lokasi kejadian yang terdapat jalan menurun, rem bus mendadak blong dan tak berfungsi. Hingga membuat laju bus makin kencang dan tak bisa dihentikan.
"Bus pun menabrak mobil Honda BRV nopol N 697 VR, yang berjalan tepat di depan bus tersebut. Honda BRV sendiri dikemudikan oleh Abdi Manaf (59), warga Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Dan di dalam mobil itu, terdapat istri dari pengemudi mobil bernama Toyibah (53) serta sang cucu yang masih berusia sekitar 6 tahun," bebernya.
Kerasnya benturan membuat Honda BRV terseret oleh bus maut tersebut.
Kemudian kedua kendaraan itu masuk ke dalam jalur lalu lintas yang berlawanan arah (dari arah Malang menuju Surabaya).
Saat berada di jalur berlawanan arah, kedua kendaraan menabrak bagian depan truk tangki tetes tebu Hino nopol G 1437 QE dan membuat bagian depan Honda HRV hancur.
Truk tersebut dikemudikan oleh Slamet Wiyono (54), warga Kec. Pekalongan Barat, Kabupaten Pekalongan yang ditemani oleh kernetnya.
Bus tetap terus melaju, dan baru berhenti setelah menabrak pagar rumah warga.
