Breaking News:

Pilkada Serentak 2020 di Riau

3 Cakada di Riau Dapat Teguran Keras dari Mendagri karena Timbulkan Kerumunan Massa Saat Mendaftar

Kementerian Dalam Negeri mengumumkan 72 Calon Kepala/Wakil Kepala Daerah Pilkada 2020 yang telah mendapat teguran keras dari Mendagri

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
3 Cakada di Riau Dapat Teguran Keras dari Kemendagri karena Timbulkan Kerumunan Massa Saat Mendaftar 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berdasarkan rilis yang diterima Tribunpekanbaru.com dari Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga pada Jumat (11/9/2020), ada 72 calon Kepala Daerah atau Cakada yang mendapat teguran keras dari Mendagri.

Kemendagri mengumumkan 72 Cakada peserta Pilkada Serentak 2020 yang mendapat teguran keras tersebut dan 3 Cakada di antaranya adalah dari Riau yakni :

1. Wakil Bupati Rokan Hilir Jamiludin, mendapat teguran tertulis dari Mendagri melalui Gubernur Riau karena telah menimbulkan kerumunan massa.

2. Bupati Rokan Hulu Sukiman, mendapat teguran tertulis dari Mendagri melalui Gubernur Riau karena telah menimbulkan kerumunan massa berupa iring-iringan pada saat mendaftar sebagai calon kepala daerah.

3. Wakil Bupati Kuantan Sengingi Halim, mendapat teguran tertulis dari Mendagri melalui Gubernur Riau karena telah menimbulkan kerumunan massa berupa iring-iringan pada saat mendaftar sebagai calon kepala daerah.

Kementerian Dalam Negeri mengumumkan 72 Calon Kepala/Wakil Kepala Daerah Pilkada 2020 yang telah mendapat teguran keras dari Mendagri karena melakukan pelanggaran protokol kesehatan dalam tahapan Pilkada.

Mereka terdiri dari satu gubernur, 35 bupati, lima walikota, 36 wakil bupati dan lima wakil walikota.

"Ancaman sanksi juga tengah disiapkan bagi yang sudah ditegur tetapi masih melakukan pelanggaran.

Opsi sanksi itu mulai dari penundaan pelantikan bagi pemenang yang melanggar hingga disiapkannya Pjs langsung dari pusat," demikian keterangan tertulis Staf Khusus Menteri Dalam Negeri bidang Politik dan Media, Kastorius Sinaga, hari ini (10/09/2020).

Upaya Kemendagri memantau secara ketat kepatuhan para bapaslon Pilkada di daerah membuat pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dengan cepat terdeteksi dan mendapat teguran sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. 

Halaman
1234
Penulis: pitos punjadi
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved