Pilkada Serentak 2020 di Riau
Mengintip Kekayaan Bapaslon Andi Putra-Suhardiman di Pilkada Kuansing 2020
Tiga Bakal pasangan calon (Bapaslon) di Pilkada Kuansing 2020 sudah menyerahkan LHKPN ke KPU Kuansing.
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Ariestia
TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Bapaslon Andi Putra - Suhardiman Amby yang akan bertarung di Pilkada Kuansing sudah melaporkan harta kekayaannya dalam bentuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK.
Gabungan harta kekayaan Andi Putra - Suhardiman Amby sebesar Rp 5.262.794.607.
Tiga Bakal pasangan calon (Bapaslon) di Pilkada Kuansing 2020 sudah menyerahkan LHKPN ke KPU Kuansing.
Lembaran LHKPN ini memang sebagai salah satu syarat dalam pendaftaran ke KPU untuk berlaga di Pilkada.
Tribunpekanbaru.com sendiri akan memulai merinci harta kekayaan setiap Bapaslon.
Tentunya harta kekayaan yang dijabarkan Tribunpekanbaru.com merupakan harta kekayaan yang dilaporkan ke KPK dalam bentuk LHKPN.
Pilkada Kuansing 2020 ada tiga Bapaslon yang mendaftar. Yakni Andi Putra - Suhardiman Amby; Halim - Komperensi dan Mursini - Indra Putra. Penjabaran pun dimulai sesuai abjad.
Andi Putra sendiri memiliki harta kekayaan Rp 4.075.000.000.
Harta tersebut terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 3.150.000.000 dan alat transportasi dan mesin senilai Rp 925.000.000.
Untuk tanah dan bangunan, aset Andi tersebar Kuansing. Seperti tanah dan bangunan seluas 277 m2 / 277 m2 di Kuansing senilai Rp 780.000.000 ; tanah seluas 1770 m2 di Kuansing senilai Rp 1.300.000.000 serta tanah lainnya.
Alat transportasi dan mesin yang dimiliki Andi yakni mobil Honda Jeep 2012 Rp 320 juta ; Motor jenis Yamaha Sepeda Motor Solo 2018 Rp 40 Juta serta Mobil Mitsubishi Pajero 2019 Rp 565 Juta.
Dalam LHKPN tersebut, Andi Putra juga melaporkan hutang sebesar Rp 910.880.000.
Putra Sukarmis ini - mantan bupati Kuansing dua periode - disebutkan dalam dokumen LHKPN tersebut menyampaikan pada 23 April 2020.
Pasangan Andi Putra, Suhardiman Amby memiliki harta kekayaan Rp 1.187.794.607. Ini berdasarkan laporan LHKPN ke KPK pada 4 Juni 2020.
Harta kekayaan politisi Hanura ini terbagi dalam tanah dan bangunan senilai Rp 680 juta, alat transportasi dan mesin senilai Rp 460 juta dan kas dan setara kas Rp 47.794.607.