Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Penemuan Mayat di Rumah Tahfiz Quran Masih Misteri, Santri: Di Sini Pernah Jadi Lokasi Pencabulan

Saya selaku ketua. Di sini sebagai tempat tafiz Quran. Jadi begitu kami mengetahui bapak itu melakukan pencabulan

Editor: Muhammad Ridho
tribunmedan.com/Victory Arrival
Warga kian ramai melihat kondisi rumah di Gang Kancil, Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang lantaran tercium aroma busuk dari dalam kamar tersebut, Senin (14/9/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Warga yang bermukim di Jalan Pasar I, Gang Kancil, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan sejak Minggu (13/9/2020) malam terus menimbulkan kehebohan.

Beredar kabar adanya dugaan sesosok mayat yang dikubur di dalam rumah yang dijadikan tempat Tahfiz Quran tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan, kabar itu berawal dari seseorang yang kerasukan dan mengatakan dugaan adanya mayat yang dikubur dalam rumah.

Salah seorang santri, Rici (15) yang ditemui Tribun Medan mengatakan bahwa untuk sesosok mayat yang dikubur di dalam rumah itu, hingga kini tidak tahu kebenarannya.

Namun, dirinya pernah berkata bahwa pimpinannya, yang disebut pak haji pernah melakukan dugaan pencabulan.

"Di sini pernah jadi lokasi pencabulan. Korbannya yang saya ketahui, ada empat. Yang parah satu orang.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polrestabes. Kami juga sebagai saksi atas dugaan kasus pencabulan," ujarnya.

Lanjut remaja yang menggunakan baju salat ini menuturkan, bahwa rumah tersebut merupakan tempat Tahfiz Quran.

"Saya selaku ketua. Di sini sebagai tempat tafiz Quran. Jadi begitu kami mengetahui bapak itu melakukan pencabulan.

Kami lapor ke warga. Lalu kami di usir bapak itu, gak boleh lagi ke rumah itu. Kejadian sekitar bulan Agustus lalu," katanya.

"Kalau soal mayat yang diduga dikubur di dalam rumah kami tidak tahu pasti," sambungnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman Simanjuntak yang dikonfirmasi mengatakan negatif.

"Negatif (tidak ada dugaan pembunuhan)," ucapnya.

Terkait kehebohan di tengah masyarakat tersebut, pihak Kepolisian membongkar sebuah rumah di Jalan Pasar I, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Medan, yang diduga menjadi lokasi penguburan mayat.

Polisi mulai membongkar bagian rumah itu sekitar pukul 12.30 WIB dibantu warga setempat.

Kepala Lingkungan VI Kelurahan Tanjung Sari, Dayat Iskandar, mengatakan, dugaan ada mayat dikubur di dalam bangunan rumah itu lantaran warga setempat mencium aroma busuk dari dalam rumah itu.

"Kalau kata warga ada bau busuk dari dalam rumah ini. Karena masyarakat merasa resah, mereka meminta supaya rumah ini segera dibongkar," katanya yang dijumpai di lokasi.

Bangunan yang sebelumnya dijadikan sebagai rumah tahfiz itu juga sudah tak berpenghuni selama kurang lebih satu bulan.

Pengelola tahfiz pergi tanpa diketahui pemilik rumah.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved