Breaking News:

Kepulauan Meranti

Cara Sensus Penduduk Saat Pandemi Covid-19 di Kepulauan Meranti Bakal Dilakukan dengan Cara Ini

Jadi prinsipnya isian dilakukan secara mandiri oleh warga. Petugas nantinya akan kembali untuk mengambil dokumen tersebut

istimewa
Logo sensus penduduk 2020 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Saat ini Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Meranti tengah melakukan sensus penduduk secara offline dengan mendata langsung kepada warga.

Walaupun demikian karena saat ini masa pandemi Covid 19, metode yang dilakukan berbeda dengan yang biasanya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS Kepulauan Meranti Ari Setiadi saat ditemui di kantornya.

Dijelaskannya metode yang dilakukan saat ini tetap dengan langsung terjun ke kediaman warga, hanya saja pelaksanaanya terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan RT setempat.

Sehari Tambah 4 Kasus Positif Covid-19 di Kepulauan Meranti Riau, RTH Ditutup Sementara

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Meranti Hentikan Belajar Tatap Muka di Kecamatan Tebingtinggi

"Skenarionya mendatangai ketua RT dulu, dengan mewawancarai penduduk RT tersebut. Kemudian bersama dengan RT mendatangi rumah warga lalu mendrop dokumen isian kepada warga untuk," ujar Ari.

Sehingga petugas hanya menyerahkan dokumen isian kepada warga dan akan diambil kembali setelah warga setelah mengisi. "Jadi prinsipnya isian dilakukan secara mandiri oleh warga. Petugas nantinya akan kembali untuk mengambil dokumen tersebut," ujar Ari.

Dirinya mengatakan hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi penularan Covid 19.

Capai 138.865 Orang, Total Pemilih di Kabupaten Meranti Riau Diungkap KPU di Pleno Rekapitulasi DPHP

Kunker ke Kepulauan Meranti, Kapolda Riau Minta Peserta Pilkada Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Selain itu upaya lain yang telah dilakukan selama masa sensus penduduk i i adalah dengan menyiapkan asuransi bagi petugas sensus dan pemeriksaan medis yang telah dilakukan sebelum petugas terjun ke lapangan.

"teman-teman petugas juga kita back up juga kita bekali dengan asuransi kesehatan. Selain itu petugas di kecamatan Tebingtinggi, Tebingtinggi Barat, merbau jiha kita lakukan rapid dan hasilnya negatif, untuk kecamatan lain kita sudah sarnakann untuk membuat surat keterangan kesehatan," ujarnya.

Dikatakannya saat ini pihaknya memiliki 180 petugas yang aktif di lapangan maupun berada di kantor selama melakukan sensus penduduk. "Total petugas 180 total terdiri dari 156 petugas sensus. Kemudian di level kordinator sensus kecamatan ada. Kemudian kita juga punya task force untuk daerah yang sulit dijangkau seperti penghuni lapas dan lainnya," tuturnya.

Pemkab Meranti akan Terima Hibah 2 PLTS Masing-masing Berdaya 150 KWP dari Kementerian ESDM

Video: Kilang Sagu di Meranti Tidak Punya Water Meter, Pembayaran PAP Disinyalir Tidak Sesuai

Dikatakan Ari saat ini sensus pendudukan secara langsung ini sudah berjalan sejak 1 Sepetember 2020 dan ditargetkan bisa selesai pada akhir bulan. "Jadi semua prosesnya (sensus) masih berjalan on the track, semoga bisa berjalan lancar dan paling lama akhir bulan ini selesai kita lakukan." Pungkasnya. (Tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved