Sabtu, 2 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pesut Yang Dievakuasi ke Sungai Kampar Berusia Puluhan Tahun

Tim gabungan berhasil mengevakuasi Pesut atau lumba-lumba air tawar yang muncul di Sungai Segati Desa Segati Kecamatan Langgam

Tayang:
Penulis: johanes | Editor: Ilham Yafiz
istimewa
Proses evakuasi Pesut oleh petugas ke Sungai kampar, Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Tim gabungan berhasil mengevakuasi Pesut atau lumba-lumba air tawar yang muncul di Sungai Segati Desa Segati Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Sabtu (19/9/2020 lalu.

Proses evakuasi Lumba-lumba air tawar atau Irrawaddy Dolphin itu melibatkan Animal Aid Network merupakan Tim Dolphin Project dari Jakarta, Balai Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau, Tim Pecinta Hewan Langka dan Dilindungi Provinsi Riau, kepolisian, serta aparatur dan masyarakat setempat.

Setelah berhasil dijaring dengan alat khusus, mamalia air dengan nama latin Orcaella brevirostris itu dibawa ke Sungai Kampar di Kecamatan Pelalawan, dirilis dekat dengan Istana Sayap.

Kondisi pesut dalam keadaan sehat dan aktif setelah dirilis oleh tim gabungan.

"Setelah dirilis, pesut itu langsung mengeluarkan sonarnya. Itu tanda kondisinya sehat," tutur Kepala Bidang KSDA Wilayah I, Andri Hansen Siregar, kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (20/9/2020).

Andri Hansen merincikan, pesut tersebut memiliki panjang 2,20 meter dengan jenis kelamin jantan. Diperkirakan usia Lumba-lumba air tawar atau Irrawaddy Dolphin mencapai 30 tahun.

Selama ini Pesut banyak ditemui di sepanjang Sungai Kampar mulai dari Teluk Meranti hingga ke Langgam.

Proses evakuasi pesut di pelalawan
Proses evakuasi pesut di pelalawan (istimewa)

Paslon Pilkada di Riau yang Masih Positif Corona 14 Hari Setelah Penetapan Disarankan untuk Diganti

KKB Papua Bikin Ulah Lagi, Usai Bunuh TNI, Kini Tembak Seorang Pendeta di Intan Jaya

Bekerja Sebagai Penjaga Malam, Pemuda Ini Malah Gasak Rumah Tetangganya

Diduga menyeberang dari laut lepas yang terhubung di muara Sungai Kampar.

Diduga pesut malang yang menyasar hingga ke Sungai Segati itu terpisah dari kawanannya.

Sebab beberapa hari sebelum muncul di Langgam, warga dan nelayan Sungai Kampar di Kecamatan Pelalawan melihat lima ekor pesut muncul di sekitar istana sayap.

Pemandangan itu memang sudah sering terjadi dan menjadi tontonan warga bantaran sungai.

"Sebelumnya ada lima ekor pesut yang terlihat di Sungai Kampar Pelalawan. Makanya dievakuasi ke sana. Supaya ia bisa bertema dengan kawanannya kembali," tambah Hansen.

Ikan lumba-lumba memiliki sinar yang dipancarkan dari bagian kepala dengan daya jangkau hingga 20 meter. Itulah yang menjadi alat komunikasi lumba-lumba yang satu dengan individu lainnya, termasuk Pesut.

( Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved