Minggu, 12 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Baharuddin Roboh Seketika Setelah Kepala dan Punggungnya Dibacok Orang Gila

Baharuddin roboh seketika ketika kepala dan punggungnya dibacok oleh orang gangguan jiwa.

Editor: Ilham Yafiz
Dokumentasi Tribun Pekanbaru / Doddy Vladimir
Ilustrasi Garis Polisi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Baharuddin roboh seketika ketika kepala dan punggungnya dibacok oleh orang gangguan jiwa.

Baharuddin (40), dibacok Z (36), yang diduga mengalami gangguan jiwa, Minggu (20/9/2020) di Dusun Baru, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi sekitar pukul 16.30 WIB.

Setelah membacok korban, Z melarikan diri sambil membawa parang. Terakhir, ia terlihat kabur ke arah SMP 42 Merangin.

//

Peristiwa itu terjadi berawal saat korban tengah beristirahat usai membangun rumah.

Korban kemudian duduk di atas tumpukan papan di sekitar rumah yang hendak dibangun.

Kemudian, pelaku datang menghampirinya dengan membawa parang. Tanpa basa-basi, Z langsung mengayunkan parang secara membabi buta ke arah kepala dan punggung hingga korban tewas di tempat. 

BREAKING NEWS: Kepala Bappeda Riau dan 11 Pegawainya Positif Covid-19

Jaminkan Handphone, Pria Ini Tipu PSK, Tak Bayar dan Bawa Kabur Sepeda Motor, Begini Endingnya

Indonesia Dapat Fitnah, Media Xi Jinping Sebut Indonesia Sudah Lakukan Tipu Muslihat di LCS, Kenapa?

Robiah (35), istri korban yang melihat suaminya dibacok pelaku langsung berteriak histeris dan mendatanginya yang penuh luka dan tergeletak di atas papan.

Warga yang mendengar teriakan Robiah, langsung mendatanginya. Sementara, pelaku langsung kabur.

"Hasil keterangan warga, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. Tapi ini akan kami dalami lagi," kata Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy melalui pesan singkat, Minggu.

Dikutip dari TribunJambi.com, saat ini, kata Irwan, tim dari Polsek Tabir dibantu Satreskrim Polres Merangin tengah memburu pelaku.

"Sekarang anggota masih di lapangan," ujarnya. 

Masih dikatakan Irwan, untuk sementara diduga penyebabnya karena pelaku mengalami gangguan jiwa.

Menurut warga setempat, pelaku sudah mengalami gangguan jiwa selama belasan tahun.

Terkadang pelaku bersikap normal seperti biasa. Bahkan, Z beberapa kali berbicara dengan warga lain layaknya orang normal.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved