Breaking News:

Pelajar 18 Tahun Tega Menghilangkan Nyawa Gadis 10 Tahun, Pakaian Mayat Pun Dibuka, Maka Terjadilah

Dalam keadaan tidak bernyawa itu, diduga tersangka menyetubuhi mayat korban lalu meninggalkannya.

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Pelajar 18 Tahun Tega Menghilangkan Nyawa Gadis 10 Tahun, Pakaian Mayat Pun Dibuka, Maka Terjadilah. Foto: Ilustrasi siswi SD - gadis 10 tahun - gadis belia - bocah 10 tahun - bocah cilik 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Entah apa yang ada dalam pikiran pelajar satu ini, ia tega membunuh gadis 10 tahun yang tidak lain saudara jauhnya.

Parahnya lagi, pelaku dengan nafsunya menyetubuhi korban yang sudah menjadi mayat.

Nasib tragis dialami  gadis 10 tahun di Kabupaten Musirawas Utara (Muratara).

Seorang pelajar berinisial AW (18) tega membunuh lalu memperkosa  gadis 10 tahun tersebut.

Pelaku yang kini mendekam di sel tahanan Polsek Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), itu diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

Tersangka AW ditangkap polisi karena diduga telah membunuh lalu memerkosa mayat bocah perempuan berusia 10 tahun.

Aksi keji itu dilakukan tersangka dalam perkebunan karet di Kelurahan Karya Makmur, Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara.

Pelajar 18 Tahun Tega Menghilangkan Nyawa Gadis 10 Tahun, Pakaian Mayat Pun Dibuka, Maka Terjadilah
Pelajar 18 Tahun Tega Menghilangkan Nyawa Gadis 10 Tahun, Pakaian Mayat Pun Dibuka, Maka Terjadilah (Tribun Pekanbaru/Instagram.com)

Kapolsek Nibung, AKP Denhar menjelaskan korban yang masih anak-anak itu awalnya dikabarkan hilang pada 24 September 2020.

Setelah dicari dan akhirnya ditemukan dua hari kemudian pada Sabtu (26/9/2020) kemarin dalam keadaan meninggal dunia.

"Kami mendapat informasi dari warga bahwa ada penemuan mayat anak perempuan," kata AKP Denhar, Minggu (27/9/2020).

Setelah mendapat informasi, anggota piket Reskrim dan SPK Polsek Nibung langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya di TKP, didapati mayat korban dalam keadaan tanpa busana dan terdapat darah di kepalanya.

Polisi melakukan olah TKP dan membawa mayat ke Puskesmas Nibung untuk dilakukan visum.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian bocah malang tersebut.

Polisi meminta keterangan saksi-saksi untuk mengetahui siapa yang terakhir terlihat bersama dengan korban.

Dari keterangan para saksi, orang yang terakhir terlihat bersama dengan korban adalah tersangka AW.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved