Jenderal Purn Gatot Nurmantyo Tidak Bisa Hadir, Deklarasi KAMI Riau Diundur, Ini Kata KAMI Riau
Jenderal Purn Gatot Nurmantyo baru bisa hadir diatas 5 Oktober 2020. Kita mengajukan opsi tanggal 9 Oktober 2020. Tapi kalau tidak bisa kita undur
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nolpitos Hendri
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Riau yang rencananya digelar 2 Oktober 2020, diundur karena tokoh Deklarasi KAMI Nasional Gatot Nurmantyo tidak bisa hadir karena ada halangan.
Demikian dikatakan Sekretaris KAMI, Azmi Rozali, ia mengatakan pengunduran jadwal ini sebagai arahan dari KAMI Pusat.
"Mengingat perkembangan dan arahan dari Pusat, Kita tidak bisa melaksanakannya 2 Oktober 2020.
Kita akan membuat jadwal baru,"ujar Azmi Rozali kepada tribunpekanbaru.com (29/9).
Menurut Azmi sebagai toko sentral KAMI, Gatot Nurmantyo diharapkan bisa hadir pada deklarasi KAMI Riau, sehingga mereka menunggu jadwal yang luang Gatot Nurmantyo.
"Jenderal Purn Gatot Nurmantyo baru bisa hadir diatas 5 Oktober 2020.
Kita mengajukan opsi tanggal 9 Oktober 2020.
Tapi kalau tidak bisa kita undur seminggu setelahnya, masih kita sesuaikan,"ujar Azmi.
Selain Gatot Nurmantyo, tokoh nasional lain yang diharapkan hadir, Din Syamsuddin, namun tokoh KAMI Pusat ini juga dipastikan tidak akan bisa hadir di Riau dan hanya akan mengikuti deklarasi secara virtual.
"Yang menghadiri Secara fisik dari tokoh nasional kita harapkan dua figur kuat.
Pertama jenderal Gatot Nurmantyo dan satu lagi bapak Refly Harun"
Menurut Azmi Rozali persiapan deklarasi sudah 90 persen namun batal dilaksanakan karena mencari waktu Gatot Nurmantyo yang tepat.
Sebagaimana diketahui sebelumnya acara deklarasi KAMI di Surabaya mendapatkan penolakan.
Bahkan, sempat menolak kedatangan Gatot Nurmantyo bersama rombongan di Surabaya.
BERIKUT Sosok Polisi yang Hentikan Pidato Gatot Nurmantyo saat Acara KAMI di Surabaya