China Tabuh Genderang, Xi Jinping Nyatakan Militernya Dalam Sikap Siap Perang
Di balik itu, China juga tengah mempersiapkan diri untuk menginvansi Taiwan saat Amerika Serikat menghadapi Pemilu.
Hampir 40 pesawat tempur China melintasi garis tengah antara pusat daratan China dan Taiwan pada 18-19 September, salah satu dari beberapa serangan mendadak yang oleh Presiden Taiwan Tsai Ing-wen disebut sebagai "ancaman kekuatan".
Dalam pidatonya di RAND Corporation pada 16 September, Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan China "tidak dapat menandingi Amerika Serikat" dalam hal kekuatan angkatan laut dan menyebut Beijing sebagai "pengaruh jahat".
"(China dan Rusia) menggunakan ekonomi predator, subversi politik, dan kekuatan militer dalam upaya untuk menggeser keseimbangan kekuatan yang menguntungkan mereka, dan seringkali dengan mengorbankan orang lain," kata Esper kepada hadirin.
Pada awal Oktober, Esper mengumumkan rencana "Kekuatan Tempur 2045", yang mendorong Angkatan Laut AS diperluas dan dimodernisasi, yang terdiri dari 500 kapal berawak dan tak berawak pada 2045.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Xi Jinping Minta Seluruh Pasukan Militer China Siap Perang".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/china-muak-terus-menerus-diejek-oleh-trump-tiongkok-olok-olok-bilang-as-tidak-becus-cukup-sudah.jpg)