Breaking News:

Terpaksa Direvisi, Target PAD Pariwisata Siak Tak Tercapai Akibat Pandemi Covid -19

Revisi itu dilakukan sebab pandemi Covid 19 mengharuskan tutupnya semua objek wisata

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Nurul Qomariah
Tribun Pekanbaru/Mayonal Putra
Istana Siak di Kabupaten Siak 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Siak, Riau dari pariwisata terpaksa direvisi sejak 4 bulan lalu.

Revisi itu dilakukan sebab pandemi Covid-19 mengharuskan tutupnya semua objek wisata.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Asni kepada Tribunpekanbaru.com.

"Kita mengharapkan PAD dari istana Siak dan asrama haji lebih tinggi tahun ini. Namun pandemi Covid-19 sampai di daerah kita hingga istana ditutup sejak April lalu," kata dia.

Baca juga: Dua Hari Berturut 2 Mobil Terjungkal Tabrak Pembatas,Kecelakaan Tol Pekanbaru-Dumai,Apa Penyebabnya?

Baca juga: PROMO iPhone 11 di Erafone Mal Pekanbaru, Tiap Pembelian Ada Cashback Rp 1 Juta

Baca juga: Mulai Pekan Depan, Kadisdik Kota Pekanbaru Pastikan Peserta Didik Belajar Tatap Muka Terbatas

Awalnya target PAD untuk istana Siak sebesar Rp 2 miliar. Setelah direvisi maka target menjadi Rp 900 juta dan asrama haji Rp 50 juta.

"Target itupun tidak tercapai. Kita lihat sampai Oktober 2019, PAD terkumpul dari istana Siak hanya Rp 427,8 juta."

" Sedangkan PAD asrama haji sama sekali tidak ada karena asrama digunakan untuk tempat penanganan pasien Covid 19," kata dia.

Menurut Fauzi Asni, jika kebijakan bupati membuka istana dapat dilakukan akhir pekan ini, pihaknya masih menaruh harapan untuk menambah PAD istana.

Bisanya di akhir tahun, banyak turis lokal yang datang ke istana Siak.

"Mudah-mudahan bisa dibuka sehingga uang kita bertambah," kata dia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved