Selasa, 14 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

BINGUNG, Siapa yang Pertamakali Terinfeksi, Padahal ada 18 Orang yang Positif Virus Corona

Anggota keluarga tidak ada yang mengetahui siapa di antara mereka yang pertakali terinfeksi virus corona. Padahal ada 18 orang yang dinyatakan positif

Editor: Budi Rahmat
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
ilustrasi virus corona 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Pertanyaan mncul terkait orang pertama yang diduga menginfeksi virus corona satu keluarga yang berjumlah 18 orang di Yogyakarta.

Aanggota keluarga juga tidak mengetahui siapa di antara mereka yang pertamaklai terpapar virus corona hingga mengifeksi nelasan orang lainnya.

Kondisi tersebut menjadikan proses tracking dilakukan dengan menelusuri siapa yang bersentuhan langsung dengan orang yang terpapar virus corona.

Seperti dikutip dari Tribun Yogya, virus Corona menulari 18 orang sekeluarga di Kota Yogyakarta. Berdasarkan hasil screening Dinas Kesehatan terhadap 21 orang anggota keluarga tersebut, 18 di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: VIDEO Satu Keluarga Meninggal Karena Virus Corona Setalah Gelar Hajatan Pernikahan, Tamu Swab Massal

Baca juga: Brasil Hentikan Uji Coba Calon Vaksin Corona dari Sinovac asal China, Bagaimana yang di Indonesia?

Baca juga: Bukan Buatan China, Vaksin Covid-19 Ini Yang Paling Ampuh Lawan Virus Corona

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menyatakan sedang menelusuri siapa orang pertama dalam keluarga itu yang lebih dulu terpapar Covid-19.

Anggota keluarga tersebut juga belum tahu siapa di antara mereka sekeluarga yang pertama kali terpapar Virus Corona.

Lebih lanjut, karena si ibu di keluarga itu merupakan pedagang makanan keliling di pasar, petugas pun sedang menelusuri lokasi mana saja yang menjadi tempat jualannya.

Kronologi sekeluarga terpapar Covid-19

Dikutip Tribun Jogja dari kompas.com, diberitakan bahwa sebanyak 18 orang yang masih satu keluarga di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta ( DIY), terkonfirmasi positif Covid-19.

Kasus tersebut diketahui setelah awal bulan November ada satu kepala keluarga meninggal dunia karena Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, pasien dinyatakan terpapar Covid-19 berdasarkan hasil swab test.

Dinas kesehatan kemudian melakukan screening kepada seluruh anggota keluarga.

"Satu rumah berisi 21 orang, hasilnya diketahui positif sebanyak 18 orang. Satu kepala keluarga meninggal dunia, dan satu yang meninggal dunia karena jantung, namun belum sempat dilakukan swab test," katanya, saat dihubungi, Kamis (12/11/2020).

Heroe mengungkapkan, kepala keluarga sering mengantarkan bepergian istrinya ke Pasar Beringharjo.

Sang istri merupakan pedagang makanan keliling di Pasar Beringharjo.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved