Selasa, 28 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Penanganan Covid

Kalapas Selatpanjang Bingung Ada 14 Napi Positif Covid-19, Padahal Tak Terima Kunjungan dan Beda Sel

Kepala Lapas Kelas II B Selatpanjang, Atmawijaya sempat kebingungan terhadap penyebab 14 orang warga binaannya bisa terpapar Covid-19

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Nurul Qomariah
IRNA
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUAN MERANTI - 14 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Selatpanjang berstatus Orang Tanpa Gejala pascaterkonfirmasi positif Covid-19, pada 5 November 2020 lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, dr Misri Hasanto menjelaskan, hingga saat ibi kondisi para warga binaan tersebut dalam keadaan baik dan tanpa gejala.

Apabila kondisi mereka hingga Senin (16/11/2020) mendatang tetap stabil, maka seluruh warga binaan tersebut akan dinyatakan sembuh.

Walaupun hal tersebut tanpa menjalani pemeriksaan swab lanjutan.

Baca juga: Tekan Penyebaran Covid-19 di Dumai, Tim Yustisi Konsisten Lakukan Razia Protokol Kesehatan

Baca juga: Warga Bengkalis Siap-siap Terima Rp 600 Ribu, Dinsos Segera Salurkan BST Provinsi Tahap II dan III

Baca juga: Hendak Transaksi Sabu di Gang Sempit, Pemuda Bergelagat Mencurigakan di Kelayang Diciduk Polisi

"Masa isolasi mereka akan berakhir senin pekan depan, dan dinyatakan sembuh.”

“ Keputusan itu dilakukan setelah petugas kesehatan lakukan pemantauan sejak dinyatakan terpapar," ujar Misri Minggu (15/11/2020).

Hal tersebut merujuk kepada petunjuk teknis (juknis) pada Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020.

"OTG dapat dinyatakan sembuh bila selama pemantauan 14 hari tetap tanpa gejala, walau hasil swabnya belum keluar," tuturnya.

Dengan begitu, setelah dinyatakan sembuh seluruh warga binaan terkait dapat bergabung kembali dengan yang lainnya.

Di samping itu, ia juga menghimbau seluruh penghuni Lapas terus dan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan benar.

Minimal patuh dengan jarak aman dan tetap menjaga kebersihan diri maupun lingkungannya.

Terhadap data terakhir sebaran Covid-19 di Kepulauan Meranti yang diterima, Sabtu (14/11/2020) sore kemarin tercatat 137 kasus secara akumulatif dengan jumlah sembuh 131.

Sisa yang masih menjalani perawatan dan pemantauan secara intensif sebanyak 23 orang pasien, yang 14 orang diantaranya warga binaan Lapas Selatpanjang.

Sebelumnya, Kepala Lapas Kelas II B Selatpanjang, Atmawijaya sempat kebingungan terhadap penyebab 14 orang warga binaannya bisa terpapar Covid-19.

Alasan Atmawijaya cukup mendasar, pasalnya sejak Maret 2020 lalu pihaknya tidak lagi menerima kunjungan keluarga binaan dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Bahkan dirinya mengatakan ke 14 orang warga tersebut berasal dari sel yang berbeda.

Hanya saja, kata dia dari setiap sel yang terdapat warga binaan terkonfirmasi tidak seluruhnya terpapar.

"Sampai hari ini, itu yang bikin saya bingung. Karena para warga binaan ini tidak pernah lagi menerima kunjungan.”

“ Bahkan semua pegawai kita sudah diswab dan hasilnya negatif. Namun karena itu hasil dari pihak medis mau tidak mau kita tindak lanjuti," ujarnya.

Semula, pengambilan spesimen terhadap 14 orang warga binaan tersebut menindaklanjuti perintah dari Kantor Kemenkumham Wilayah Riau.

"Swab itu dilakukan hasil dari kerjasama kantor Kemenkumham wilayah Riau dengan rumah sakit Awal Bros dalam rangka antisipasi Covid-19. Hasilnya 14 warga binaan kita malah terpapar," ujarnya

Sejak terkonfirmasi, para warga binaan tersebut telah diberikan perlakuan khusus.

Mulai dari asupan obat, puding, makanan bergizi, serta waktu olahraga.

"Jadi setiap hari petugas datang dan melakukan sterilisasi penyemprotan disinfektan ke seluruh lapas.”

“Kita juga saat ini ada doktor dan perawat yang datang setiap hari untuk memantau OTG kita," ujarnya.

Posal Selatpanjang dan Aparat Lain Bagi Masker Sambil Bersepeda

Menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang diperingati tanggal 12 November, Komandan Posal Selatpanjang Letda Laut (S) Jerry Hendra membagikan masker kepada masyarakat.

Giat juga dilakukan bersama Babinpotmar Posal Selat Panjang Serma ADG Mujiyatno, Koramil 02 Tebingtinggi dan Babinkamtibmas Polres Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat (13/11/2020) pagi itu juga dibarengi dengan olahraga bersama gowes dengan berkeliling menggunakan sepeda.

"Hari ini kita bagi masker di pasar tumpah Imam Bonjol dalam rangka pencegahan Covid-19," ungkapnya.

Dikatakannya, pihaknya melaksanakan pembagian masker dengan dibarengi dengan aktivitas olahraga sepeda sebagai bentuk orientasi menuju hidup sehat .

"Artinya pencegahan Covid-19 tetap kita lakukan seperti pembagian masker, namun olahraga juga stimulus yang dapat menunjang fisik kita agar lebih sehat," ujar Jerry.

Selain itu dengan berkendara menggunakan sepeda dirinya mengatakan pihak aparat TNI dan masyarakat bisa lebih dekat dengan sentuhan kesederhanaan.

"Kegiatan juga dalam rangka menjalin hubungan yang lebih baik lagi antara masyarakat Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti dengan aparat khususnya TNI AL," tuturnya.

Dijelaskan Jerry setidaknya ada 200 masker yang dibagikan secara random kepada masyarakat yang ditemui selama berkeliling.

"Persoalan Covid-19 ini tetap menjadi atensi kita. Sehingga walaupun sedikit saja kita tetap harus antisipasi karena virus ini bisa menular dalam berbagai cara," tuturnya.

Dijelaskannya, bagi-bagi masker sebelumnya juga dilaksanakan di beberapa lokasi seperti Pasar Sandang Pangan, Pasar Pagi, dan Kedai Kopi Jalan Ahmad Yani.

Selain kegiatan bagi-bagi masker Danposal Selatpanjang juga mengimbau kepada setiap masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dengan melakukan 3M.

Yaitu Memakai Masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak.

"Diharapkan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional ini, dapat menyadarkan kita betapa pentingnya pembangunan kesehatan dalam masyarakat.”

“Terlebih pada situasi pandemi Covid-19 yang saat ini melanda di berbagai wilayah dan hampir di seluruh dunia," pungkas Jerry.

Catatan Redaksi:

Bersama-sama kita lawan Virus Corona.

Tribunpekanbaru.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3 M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

( Tribunpekanbaru.com / Teddy Tarigan )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved