Teror Buaya, Warga Dibikin Resah, Kerap Santap Hewan Ternak dan Juga Muncul di Sekolah
Sejak kemunculannya, bauaya sudah sangat meresahkan warga. Beberapa hewan ternak mati. Buaya juga muncul di sekolah. Mengerikan
TRIBUNPEKANBARU.COM- Selaa sebulan lebih warga seperti diteror seekor buaya. Buaya itu sering menampakkan dirinya.
Bahkan kehadirannya seolah-olah ia perlihatkan dengan memangsa hewan ternak milik warga di Desa Mantiasa, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti Riau.
Tidakn hanya dipemukiman, hewan melata itu juga disebut-sebut muncul di sekolahan. Kondisi yang makin membuat warga resah terutama bagi yang memiliki anak.
Baca juga: Hiii,Buaya Kelayapan di Pemukiman Bikin Warga Tak Lelap Tidur,Ternak Dimangsa Mendekam Dekat Sekolah
Baca juga: GEGER, Berlapis Kain dan Bantal, Inilah Sosok Buaya yang Disebut Punya Kembaran Manusia
Begini ceritanya
Bikin merinding. Seekor buaya muara kelayapan di Desa Mantiasa, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti Riau.
Buaya memakan ternak warga desa hingga meresahkan.
Tak hanya itu, sang buaya diduga mendekam di dekat sekolah hingga makin membuat orangtua para murid ketakutan karena bisa membahayakan anak-anak mereka.
Setelah satu bulan lebih bikin warga tak bisa lelap tidur, hewan melata itu berhasil dipancing dan ditangkap.
Kemudian, buaya muara dilepasliarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti.
Bersama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau pada Jumat (13/11/2020) malam.
Buaya muara berukuran 1,5 meter ini sebelumnya ditangkap oleh pihak BPBD Kepulauan Meranti dan masyarakat karena telah lama berkeliaran di dekat pemukiman warga Desa Mantiasa, Kecamatan Tebingtinggi Barat.
Baca juga: HEBOH Buaya Dianggap Jadi-jadian, Dipelihara dalam Rumah & Diselimuti Kain, Disebut Kembaran Manusia
Baca juga: 5 Menit Bergumul di Sungai, Pria Paruh Baya dan Ponakannya Lolos dari Sergapan Buaya
Kepala Seksi Karhutla dan Kecelakaan, BPBD Kepulauan Meranti, Ekaliptus mengatakan keberadaan buaya tersebut telah meresahkan warga sekitar sebulan lebih.
"Kehadiran buaya itu telah meresahkan warga sebulan lebih, dia makan itik, ayam warga, jadi buaya itu sampai masuk ke kandang ternak warga," ujar Ekaliptus kepada Tribunpekanbaru.com Minggu (15/11/2020).
Untuk mengantisipasi agar masyarakat tidak menjadi korban, laporan masyarakat tersebut kemudian ditindak lanjuti pihak BPBD Kepulauan Meranti.
Jerat pun dipasang jerat untuk menangkap buaya tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/buaya-sepanjang-lima-meter-yang-ditangkap.jpg)