Breaking News:

Modus Berikan Pekerjaan di Perusahaan, Pria di Dumai Menipu dengan Minta Rp1 Juta, Korbannya 7 Orang

Terungkap, tidak hanya satu orang, AD berhasil menipu sekitar 7 orang warga diduga menjadi korban aksi penipuan yang dilakukan oleh pelaku.

Polres Dumai
Pelaku penipuan dengan modus memberi pekerjaan berhasil diungkap oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Dumai Kota, dalam hal ini Bhabinkamtibmas. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Tindak penipuan dengan modus dapat memberikan pekerjaan di perusahaan di Kota Dumai, berhasil diungkap oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Dumai Kota, dalam hal ini Bhabinkamtibmas.

Diketahui, pelaku berinisial AD (47) warga Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota, diamankan pada (15/11/202) sekitar pukul 01.30 WIB.

Terungkap, tidak hanya satu orang, AD berhasil menipu sekitar 7 orang warga diduga menjadi korban aksi penipuan yang dilakukan oleh pelaku.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira polsek Dumai Kota IPTU Hardiyanto mengungkapkan, penangkapan ini berawal dari informasi yang diperoleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Rimba Sekampung, Bripka Welky Kurniawan.

Baca juga: Paman Bunuh Keponakan Setelah Iming-iming Belajar Kendarai Motor, Motif Kesal Pada Ayah Korban

Baca juga: Gara-gara Putus, HP yang Sudah Diberikan Diminta Lagi, Akhirnya Bersama Pacar Baru Bunuh Mantan

Baca juga: Turun dari Kapal, Pembunuh Calon Pengantin Langsung Dibekuk, Penumpang Lain Biarkan Aparat Bertugas

Info menyebutkan bahwa ada aksi penipuan yang dilakukan oleh pelaku dengan modus bisa memberikan pekerjaan dengan meminta sejumlah uang.

"Atas laporan itu, Bhabinkamtibmas kita langsung melakukan pengecekan dan problem solving dengan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas di Kelurahan lainnya," katanya, Senin (16/11/2020)

Diakuinya, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, adapun modus pelaku dalam menjalankan aksinya yakni dengan meyakinkan korbannya untuk datang ke rumah pelaku dengan membawa persyaratan melamar pekerjaan.

Bahkan, tambahnya, pelaku juga meminta korban untuk membawa sejumlah uang mencapai Rp 1 juta sebagai syarat untuk bisa bekerja sebagai Security di PT Astra.

"Namun, setelah menyerahkan uang tersebut, korban tak kunjung bisa bekerja seperti dijanjikan pelaku dan, korban melaporkan kejadian itu ke Babinkamtibmas. Selain itu, setelah dilakukan pengecekan di perusahaan yang bersangkutan tidak sedang membuka lowongan untuk security," imbuhnya.

Hingga akhirnya, jelas Iptu Anto pelaku berhasil diamankan Bhabinkamtibmas Kelurahan Rimba Sekampung, minggu (15/11/2020) dini hari.

Baca juga: Dian Gembira Bisa Jumpa Teman-teman, Hari Pertama Belajar Tatap Muka Terbatas di SMPN 3 Pekanbaru

Baca juga: Mengejutkan, 200 Warga Binaan Positif Corona, Rutan Klas IIB Dumai Hadapi Gelombang ke-2 Covid-19

Baca juga: Padahal Dia Pelakunya, Remaja yang Buang Bayi ke Selokan Pura-pura Penasaran Nonton Evakuasi Anaknya

Saat diamankan pelaku mengakui bahwa dirinya telah melakukan aksi tersebut, sementara uang korban digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Saat ini, pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Polsek Dumai Kota guna penyidikan lebih," terangnya.

Iptu Anto mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mempercayai siapapun bisa memberikan pekerjaan di perusahaan manapun, guna terhindar dari aksi penipuan seperti ini.

"Jangan gampang tergiur, pastikan terlebih dahulu apakah perusahaan itu benar-benar membuka lowongan, kemudian mendaftar sesuai jalur yang telah di tentukan, jangan mau diiming-imingi," pungkasnya.

(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved