Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Anak Histeris Terpaku Lihat Tubuh Ibu Tergeletak Usai Dijambret, Endingnya Pilu Berurai Air Mata

Nyawa Masriati akhirnya tak bisa diselamatkan setelah dilarikan ke rumah sakit usai penjambretan itu

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nurul Qomariah
(Dok. Polsek Tampan)
Korban jambret di Jalan Naga Sakti, Kelurahan Bina Widya, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (21/11/2020) meninggal dunia. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dua anak perempuan terpaku sesaat kemudian histeris menjerit sambil menangis melihat sang ibu tergeletak di jalan usai dijambret.

Peristiwa yang terjadi di Jalan Naga Sakti, tepatnya di depan Stadion Utama Riau, Kelurahan Binawidya, Kecamatan Tampan itu bikin berurai air mata.

Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) modus jambret makin nekat di Pekanbaru.

Setelah melihat korban bersama dua anaknya jatuh usai berhasil merampas handphone, sang jambret mendekat dan kembali merampas tas yang dibawa ibu yang sudah tergeletak tak berdaya di jalan.

Baca juga: Asmaul Husna, Arti Al Malik dalam 99 Nama Allah, Al Malik Artinya Apa?

Baca juga: Merawat Aglonema Itu Gambang, Simak Cara Merawat Aglonema dan Jenis Aglonema

Baca juga: BREAKING NEWS: Dibagi dalam 6 Segmen, Hari Ini KPU Pelalawan Gelar Debat Publik 4 Paslon Pilkada

Pelaku berhasil melarikan tas milik korban yang berisikan 1 unit handphone merk Samsung, uang tunai Rp5 juta, dan sejumlah surat seperti SIM dan STNK sepeda motor.

Kisah pilu dialami seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Masriati (48) dan dua anaknya.

Nyawa Masriati akhirnya tak bisa diselamatkan setelah dilarikan ke rumah sakit usai penjambretan itu.

Polisi tak tinggal diam, langsung memburu pelaku yang saat ini sedang dalam pengejaran aparat yang berwajib.

Berikut kronologis kejahatan curas itu

Sabtu (21/11/2020) sekira pukul 05.00 WIB, korban Masriati (28) bersama kedua anaknya, Sinta dan Naila, berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio J warna putih kuning dengan nomor polisi AG 2967 OT.

Saat korban bersama dengan kedua anaknya melintas di Jalan Naga Sakti, tiba-tiba dari arah belakang, datang seorang pelaku, laki-laki tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor.

Pelaku langsung menarik handphone yang sedang dipegang oleh satu di antara dua anak korban bernama Sinta.

Handphone itu tidak berhasil dikuasai pelaku.

Namun, sepeda motor yang dikendarai korban bersama kedua anaknya tersebut oleng dan jatuh.

Melihat korban dan kedua anaknya terjatuh dari sepeda motor, pelaku menghentikan laju sepeda motornya.

Pelaku mendatangi korban yang sedang dalam keadaan pingsan akibat terjatuh dari sepeda motor.

Pelaku mengambil tas yang masih tersandang di tubuh korban.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved