Kamis, 4 Juni 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pantun Melayu

LENGKAP, Begini Contoh Pantun Jenaka dan Contoh Pantun Nasehat di Dalam Pantun Melayu

Contoh Pantun Jenaka dan Contoh Pantun Nasehat adalah beberapa bentuk dari turunan dari Pantun Melayu

Tayang:
Penulis: aries | Editor: Rinal Maradjo
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Anda Ingin Tahu? Berikut Pantun Nasehat Melayu dan Pantun Jenaka Melayu yang Bisa Bikin Anda Tertawa 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pantun Jenaka adalah pantun yang berisi kalimat bermakna lucu , sehingga kerap kali pantun jenaka dijadikan sebagai bahan lawakan.

Dilansir dari buku Pengkajian Puisi karya Rachmat Djoko Pradopo (1990), pantun dan syair itu ditulis berdasarkan konvensi yang ketat.

Pada umumnya tiap bait terdiri dari empat bait.

Baris pertama dan kedua adalah sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat adalah isi.

Sajak akhiran atau iramanya berpola a-b-a-b.

Terdiri dari 8-12 suku kata.

Jenis pantun yang sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari salah satunya Pantun Jenaka .

Sesuai dengan namanya, pantun ini ditujukan untuk memancing gelak tawa.

Meski pembawaannya lucu dan riang, pantun jenaka juga dapat mengandung sindiran soal kondisi sosial masyarakat.

Di bawah ini terdapat contoh Pantun Nasehat :

Warga desa sedang menggali tanah
Jenazah meninggal akan dikubur
Jadi orang haruslah amanah
Harus terus bicara dengan jujur

Anak kelinci melompat-lompat
Berlompat-lompat di tepi telaga
Janganlah kita suka mengumpat
Kelak hilang seluruh pahala

Kayu jati di atas batu
Sudah diikat dibawa pulang
Budaya dunia memang begitu
Benda yang buruk memang terbuang

Burung nuri burung kenari
Hinggap di pohon sebentar saja
Teruslah ibadah setiap hari
Rajin shalat 5 waktu jangan lupa

Pergi memancing saat fajar
Pulang sore membawa ikan
Siapa yang ingin rajin belajar
Jadi orang sukses kemudian

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved